Jumat, 28 Agustus 2026

Pembukaan Keran Impor Baik untuk Ekonomi Indonesia

Photo Author
Sitti Asnawati, Rakyat Sultra
- Senin, 14 April 2025 | 09:35 WIB
 Direktur Utama The Yudhoyono Institute, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Minggu,13 April 2025/RMOL
Direktur Utama The Yudhoyono Institute, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Minggu,13 April 2025/RMOL
 
Jakarta, Rakyatsultra.id- Direktur Utama The Yudhoyono Institute, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berpendapat rencana Presiden Prabowo Subianto membuka keran impor dengan menghapus kuota impor lantaran menyulitkan investor masuk merupakan langkah bijak.
 
Ketua Umum Partai Demokrat ini menuturkan di tengah gempuran perang dagang antara AS dan China, Indonesia mampu menampung negara-negara lain yang bisa berinvestasi di Indonesia dengan membuka keran impor.

“Saya rasa kita ingin itu yang terbaik untuk masyarakat kita, impor ekspor itu adalah sesuatu yang dinamis dalam suasana yang resiprokal saat ini, saya rasa Indonesia juga harus punya posisi yang tepat,” kata AHY di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Minggu,13 April 2025.

Putra sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menambahkan ekonomi Indonesia harus tumbuh dengan baik, di tengah kegaduhan ekonomi global saat ini dengan cara membuka keran impor untuk memantik investor masuk ke Indonesia. 

“Kita ingin ekonomi terus tumbuh tidak ada hambatan-hambatan yang pada akhirnya juga akan membebani rakyat kita sendiri,” ujarnya.

“Tanpa kita mengorbankan keinginan kita untuk meningkatkan produktivitas dan memasarkan komoditas produk-produk kita yang juga diharapkan bisa menembus pasar-pasar yang ada di sekitar kita,” tutupnya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sitti Asnawati

Tags

Terkini

X