Jumat, 28 Agustus 2026

Curiga Ada Permainan, Prabowo Perintahkan Hapus Kuota Impor

Photo Author
Sitti Asnawati, Rakyat Sultra
- Rabu, 9 April 2025 | 10:18 WIB
Presiden Prabowo Subianto didampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat memimpin langsung Panen Raya Padi Serentak di 14 provinsi yang dipusatkan di Majalengka, Jawa Barat, Senin (7/4)
Presiden Prabowo Subianto didampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat memimpin langsung Panen Raya Padi Serentak di 14 provinsi yang dipusatkan di Majalengka, Jawa Barat, Senin (7/4)

Jakarta, Rakyatsultra.id- Presiden prabowo subianto meminta agar kuota impor daging dan komoditas lainnya tidak dibatasi.

Hal itu diucapkan Prabowo saat acara Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden Republik Indonesia, di Menara Mandiri, Sudirman, Jakarta Pusat, pada Selasa (8/4).

Mulanya, Prabowo mengkritik keberadaan peraturan teknis (pertek) dari berbagai kementerian yang menghambat gerak pengusaha.

 

Menurut dia, semua persetujuan teknis tidak boleh lagi berjalan tanpa ada restu presiden.

"Saya minta, ada menteri pertanian, menteri perdagangan, enggak usah ada kuota-kuota (impor) apalagi semua. Enggak ada kuota-kuota itu!" ucap Prabowo.

"Siapa mau impor daging, silakan. Siapa saja boleh impor. Mau impor apa? Silakan. Buka saja (keran impor). Rakyat kita pandai kok," kata dia.

 
 

Prabowo menilai kuata impor  selama ini menjadi permainan. Dia curiga bahwa skema tersebut justru hanya menunjuk sejumlah perusahaan tertentu.

"Enak saja (hanya kuota untuk beberapa perusahaan). Sudahlah, kita sudah lama jadi orang Indonesia. Jangan pakai-pakai praktik itu lagi,” tuturnya.

Eks Danjen Kopassus itu menilai keberadaan pertek selama ini bahkan lebih mengerikan dibandingkan peraturan presiden (perpres).

“Enggak ada lagi pertek. Pokoknya pertek dikeluarkan oleh kementerian harus seizin Presiden Republik Indonesia,” tambah prabowo.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sitti Asnawati

Tags

Terkini

X