Jumat, 28 Agustus 2026

Pembukaan Perdagangan, Rupiah Masih 'Digebuk' Dolar AS

Photo Author
Sitti Asnawati, Rakyat Sultra
- Selasa, 3 September 2024 | 10:21 WIB
Ilustrasi mata uang rupiah. Foto: MI.
Ilustrasi mata uang rupiah. Foto: MI.

Jakarta,rakyatsultra.id-  Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan Selasa dibuka melemah di tengah menurunnya prospek pemangkasan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed.

Pada awal perdagangan Selasa pagi, rupiah merosot 42 poin atau 0,27 persen menjadi Rp15.567 per USD dari sebelumnya sebesar Rp15.525 per USD.
 
"Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS yang melanjutkan rebound oleh menurunnya prospek pemangkasan suku bunga oleh The Fed," kata Analis Mata Uang Lukman Leong, dilansir Antara, Selasa, 3 September 2024.


Prospek pemotongan suku bunga acuan bank sentral AS pada September 2024 menurun menjadi hanya 25 basis poin (bps) setelah data inflasi Indeks Harga Belanja Personal (PCE) AS.
 
Indeks Harga PCE inti Juli 2024 secara month on month (mom) naik 0,2 persen dan year on year (yoy) 2,5 persen kurang lebih sesuai dengan perkiraan. Investor juga mengantisipasi data tenaga kerja AS yang lebih kuat pekan ini.
 
Lukman memproyeksikan nilai tukar rupiah akan bergerak di rentang Rp15.500 per USD sampai dengan Rp15.600 per USD.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sitti Asnawati

Tags

Terkini

X