Jumat, 28 Agustus 2026

Dua Kali Reshuffle di September Bukan Sekadar Penyegaran Kabinet

Photo Author
Sitti Asnawati, Rakyat Sultra
- Senin, 22 September 2025 | 13:12 WIB
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Setneg)
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Setneg)
 
Jakarta, Rakyatsultra.id-  Reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto ada kemungkinan sebagai upaya memperkuat sektor keamanan dalam negeri.
 
Pengamat Citra Institute, Efriza, menilai reshuffle baru-baru ini menyiratkan pola tata kelola pemerintahan yang saat ini gencar memperkuat keamanan nasional.

 
"Jika dicermati dua kali reshuffle di bulan (September) ini, apa yang dilakukan Presiden Prabowo tampaknya tidak sekadar penyegaran kabinet," ujar Efriza kepada RMOL di Jakarta, Senin, 22 September 2025.

Menurutnya, Presiden Prabowo berorientasi pada penguatan kekuatan dukungan internalnya, penguatan loyalitas, dan juga pada penguatan pertahanan politik dalam negeri.

"Oleh sebab itu, terlihat kemarin dengan posisi strategis Menko Polkam sudah diisi, dan adanya pos baru yaitu Penasehat Presiden terkait Reformasi Polri," sambung magister ilmu politik UNAS itu menjelaskan.

Dari contoh yang disebutkan, Efriza meyakini reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo tak sekadar menambah energi baru di Kabinet Merah Putih.

"Ini menunjukkan adanya upaya strategis menjaga keamanan dalam negeri," demikian dosen ilmu pemerintahan UNPAM itu menambahkan. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sitti Asnawati

Tags

Terkini

X