Jumat, 28 Agustus 2026

Berkaca dari 2019, DPRD DKI Minta KPPS Dibekali Suplemen

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Selasa, 5 Desember 2023 | 11:50 WIB
Ketua Komisi A DPRD DKI Mujiyono.
Ketua Komisi A DPRD DKI Mujiyono.

rakyatsultra.id - Semua pihak sepatutnya belajar dari banyaknya jumlah petugas penyelenggara pemilu yang meninggal dunia pada Pemilu 2019 lalu. Khusus di Jakarta, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatatkan sebanyak 31 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) meninggal dunia dan 158 jatuh sakit karena faktor kelelahan.

Komisi A DPRD Provinsi DKI Jakarta meminta Pemprov DKI menjamin kesehatan para petugas KPPS yang menjalankan tugasnya pada Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024 mendatang. Salah satunya dengan memberikan suplemen, dan vitamin.

Ketua Komisi A DPRD DKI Mujiyono mengatakan, hal itu perlu agar para petugas memiliki stamina dan kondisi kesehatan yang baik saat melaksanakan tugas pemungutan hingga penghitungan suara selesai.

“Selama ini dari periode ke periode Pemilu itu jarang sekali ada pemberian suplemen. Makanya Komisi A akan menyampaikan kepada eksekutif terkait untuk penyediaan suplemen, karena ternyata di Dinas Kesehatan pagu anggaran itu tidak ada,” kata Mujiyono dikutip dari laman DPRD Provinsi DKI Jakarta, Selasa (5/12).

Politikus Demokratb ini berharap dengan pemberian suplemen dan vitamin, tidak ada lagi petugas KPPS yang jatuh sakit hingga meninggal dunia seperti saat Pemilu 2019 lalu.

“Sekali lagi ini akan kita sampaikan ke TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) terutama Pak Sekda supaya diterbitkan Instruksi Sekda (Insekda) yang kaitannya dengan penyediaan suplemen bagi petugas KPPS yang jumlahnya mencapai 210 ribu orang,” demikian Mujiyono. RMOL/RS

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

X