Ir H Amrullah MT dan Andi Muh Lutfi SE MM saat berkampanye di Desa Morobea, Kecamatan Wawonii Tengah, Rabu (30/9/2020). Foto: Karim/Rakyat Sultra.
LANGARA - Akses jalan Desa Batumea, Kecamatan Wawonii Tengah, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) terus menjadi perhatian. Ir H Amrullah MT menyampaikan bakal menganggarkan pengaspalan jalan itu tahun ini, dan akan direalisasikan pada tahun 2021.
Hal itu disampaikan saat Ir H Amrullah MT dan Andi Muh Lutfi SE MM berkampanye di Desa Morobea, Kecamatan Wawonii Tengah. Bupati dan Wakil Bupati Konkep yang hanya cuti kampanye tersebut, menyadari bahwa akses jalan Batumea membuat masyarakat menderita, namun tidak terputus aksesnya secara total.
"Yang lalu saat jalannya rusak, lalu kemudian dibisik oleh Pak Yakub Rahman, saya langsung perintahkan Dinas PU. Dalam waktu yang tidak lama alat Dinas Pekerjaan Umum langsung memperbaiki jalan Batumea," katanya.
"Tadi juga beliau menyampaikan akan diaspal tahun depan. Saya langsung menyampaikan untuk dianggarkan pengaspalan jalan untuk direalisasikan tahun 2021," tambahnya.
Menyinggung soal prestasi katanya, Konkep memiliki banyak prestasi hanya saja tidak terlalu diekspos yang terpenting adalah bukti nyata dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Baru-baru ini kita mendapat penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK atas laporan keuangan pemerintah daerah, setiap tahunnya kita mendapat penghargaan dari Kemenkumham sebagai Kabupaten yang peduli terhadap hak asasi manusia. Tahun ini juga kita mendapat penghargaan dari BPJS karena masyarakat kita seratus persen mendapat jaminan kesehatan tapi kita tidak umbar," bebernya.
Karena itu, ia menyampaikan dari semua kandidat calon yang akan berkompetisi pada Pilkada tahun ini agar berkampanye sehat karena biar bagaimanapun semua calon adalah keluarga.
"Tidak usah saling menjelekan dan memfitnah, bagi kami ini ketika apa yang disampaikan adalah sebuah kebenaran, bahwa ada kekeliruan kami justru kami berterimakasih atas masukan dan koreksi untuk memperbaiki di masa yang akan datang," jelasnya.
Di tempat yang sama, Andi Muh Lutfi yang juga cawabup menambahkan, soal Industri Kecil Menengah (IKM) yang dijanjikan calon lain, justru di pemerintahan mereka sudah terealisasi.
"Mereka baru berjanji kita sudah lakukan, tahun ini sementara dibangun gedungnya semula anggaranya Rp14 Miliar tapi karena ada bencana covid-19 sehingga dikurangi menjadi kurang lebih Rp6 Miliar Rupiah, dan itu akan membutuhkan sekitar 200 tenaga kerja," urainya.
Belum lagi lanjutnya, program beasiswa nantinya jumlahnya akan terus ditambah seiring dengan kemampuan anggaran daerah,"Orang lain saja berani mencotoh apalagi kita yang punya ide awal," tandasnya yang sambut dengan riuh tepuk tangan. (r2/b/aji)