pilkada

Pilkada Ditunda, Semua Kandidat Untung

Jumat, 17 April 2020 | 13:50 WIB
Muhammad Najib Husain

-
Muhammad Najib Husain   KENDARI - Penundaan pilkada serentak 2020 akibat penyebaran virus Corona atau Covid-19 akan menguntungkan semua kandidat kepala daerah yang akan berlaga dalam pesta demokrasi. Pasalnya, kesempatan mereka untuk menggalang dukungan menjadi lebih banyak. Pengamat Politik Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Dr Muhammad Najib Husain menjelaskan, keuntungan dari penundaan pilkada ini tidak hanya didapatkan oleh petahana, tetapi juga oleh penantangnya. Menurutnya kegiatan kemanusiaan yang dilakukan oleh petahana dan kandidat penantang tentu akan memberikan efek positif buat mereka. “Tinggal bagaimana mereka mengemas strategi menjadi lebih kompatibel dengan kondisi yang ada sekarang,” akunya. Najib menekankan, meski punya dampak positif, namun penundaan pilkada ini akibat Covid-19 bisa juga berefek negatif kepada bupati di tujuh daerah di Sultra manakala tidak mampu memanfaatkan momen penundaan ini untuk meraih simpati masyarakat. “Di sinilah menjadi alat ukur masyarakat yang terdampak terhadap Covid-19 ini. Empati (petahana) kepada rakyatnya ini akan langsung terukur. Dan masyarakat akan melihat mana bupati yang turun langsung membantu masyarakat dan mana bupati yang membiarkan rakyatnya. Dan saya pikir, petahana sangat rugi kalau tidak memanfaatkan momentum Covid-19 untuk memperhatikan masyarakat yang akan jadi pemilihnya nanti,” bebernya. Dokter jebolan Universitas Gadjah Mada ini mengungkapkan dengan adanya pandemi virus Corona ini, para kandidat kepala daerah harus mampu melakukan inovasi dengan melakukan kegiatan yang bisa meningkatkan elektabilitas. Olehnya itu, kandidat kepala daerah harus lebih familiar melakukan pertarungan di dunia maya. “Dunia maya ini merupakan wilayah aman yang harus dilakukan kandidat. Olehnya itu, kandidat harus mampu memanfaatkan konsultan media mereka untuk sekreatif membuat pesan yang menarik buat para pemilih,” ulasnya. Menurutnya wilayah dunia maya tidak hanya menguntungkan petahana tetapi juga pendatang baru. “Sekarang mereka tinggal mengoptimalkan kondisi yang ada sekarang ini. Kalau mereka tidak bisa bertarung di dunia nyata (gara-gara virus Corona), mereka bisa bertarung di dunia maya,” pungkasnya. (rir/aji)

Tags

Terkini

MK Putuskan Sebagian PHPU Kabupaten Barito Utara

Senin, 24 Februari 2025 | 11:20 WIB