Kendari - Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra tahun 2024 telah usai. Kini masih menunggu rekapitulasi hasil perhitungan suara dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang dijadwalkan hingga 16 Desember mendatang.
Hasil perhitungan cepat, dari empat pasangan kandidat Pilgub Sultra, nomor urut 2 yakni Andi Sumangerukka (ASR) - Hugua memperoleh suara terbanyak. Sayangnya kini santer terdengar adanya penyusunan 'kabinet' pemerintahan di masa ASR-Hugua, dari tim sembilan. Kabar tersebut santer terdengar ke publik.
Salah satu juru kampanye ASR-Hugua, Suwandi Andi pun menanggapi adanya kabar tersebut. Dia mengaku tidak mengetahui adanya informasi dimaksud. Akan tetapi, menurutnya yang terpenting saat ini masyarakat tetap tenang serta menghargai proses yang sedang berlangsung.
Menutur Politikus PAN Sultra ini prioritas utama saat ini adalah memberikan ruang bagi ASR-Hugua untuk mempersiapkan implementasi visi-misi yang telah dijanjikan selama kampanye.
Ia mengingatkan agar semua pihak bersikap sabar dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat.
“Biarkan ASR-Hugua mempersiapkan diri untuk menjabarkan visi-misinya demi menunaikan janji politiknya kepada masyarakat Sultra. Jangan sampai muncul asumsi atau opini negatif yang berpotensi mengganggu keharmonisan,” jelas Suwandi di Kendari, Kamis (5/12/2024).
Wakil Ketua PAN Sultra itu menegaskan pembentukan kabinet pemerintahan sepenuhnya merupakan hak prerogatif ASR-Hugua. Masukan dari berbagai pihak adalah hal yang wajar, namun keputusan akhir tetap berada di tangan pasangan ASR-Hugua.
Ia percaya bahwa setiap langkah yang diambil ASR-Hugua akan mengutamakan kepentingan rakyat Sultra.
“Memilih siapa yang akan mendampingi dan mengisi posisi strategis di pemerintahan adalah keputusan mereka. Tentu itu dilakukan dengan penuh pertimbangan untuk kebaikan Sultra. Jadi, masyarakat tidak perlu berprasangka buruk terkait proses ini,” tambahnya.
Lebih lanjut, Suwandi Andi juga menekankan pentingnya menjaga ketenangan di tengah situasi ini. Ia meminta kepada seluruh tim, pendukung, dan masyarakat untuk saling menghargai agar tidak memicu keresahan atau perdebatan yang tidak produktif.
“Isu pembentukan kabinet bukanlah hal yang perlu diperdebatkan saat ini. Saya mengajak semua pihak untuk tetap bersabar dan memberi kepercayaan penuh kepada ASR-Hugua untuk menentukan langkah terbaik bagi Sultra,” bebernya.
Menurut Suwandi, motivasi utama ASR-Hugua dalam mencalonkan diri di Pilgub Sultra adalah untuk membangun Sultra lebih maju. Dirinya yakin ASR-Hugua akan menunjuk orang-orang terbaik yang dapat membantu merealisasikan visi pembangunan Sultra yang sejahtera, berdaya saing, dan berkelanjutan.
“ASR-Hugua memiliki komitmen yang kuat untuk membangun Sultra. Mereka pasti akan memilih tim yang mampu menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir, karena setiap keputusan akan didasarkan pada apa yang terbaik untuk daerah ini,” katanya.
Sementara Ketua Tim Pemenangan ASR-Hugua, Andi Ady Aksar membantah adanya tim sembilan. Pihaknya masih fokus mengawal hasil perhitungan suara tingkat Provinsi Sultra.