pilkada

Bawa Ajak Maba Unsultra Kawal dan Sukseskan Pilkada 2024

Senin, 9 September 2024 | 10:57 WIB
Rektor Unsultra, Prof Andi Bahrun dan Koordinator Divisi Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Provinsi Sultra, Bahari bersama para mahasiswa baru melaksanakan deklarasi da

KENDARI,rakyatsultra.id-  Dalam pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025/2025 Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) yang dirangkaikan dengan
Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Campus dengan tema Meningkatkan Peran Partisipasi Mahasiswa dalam Pengawasan Pemilihan Perentak 2024 yang dilaksanakan di di Pelataran Rektorat Unsultra, Jumat (6/9).

Rektor Unsultra, Prof. Dr. Ir. Andi Bahrun M.Sc.Agric menyampaikan bahwa mahasiswa Unsultra atau Mahasiswa Baru (Maba) Unsultra harus menjadi contoh atau garda terdepan dalam mensukseskan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati. Dibawah komando dari Ketua BEM Unsultra, Unsultra hari ini (6/9) melaksanakan deklarasi damai. Ini juga tindak lanjut dari deklarasi damai yang telah diinisiasi oleh Kapolda bersama organisasi kepemudaan dan mahasiswa se Sultra.

Sambungnya, dengan adanya deklarasi tersebut, mahasiswa maupun Maba Unsultra betul-betul terlibat dalam suksesnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang. Bahkan ia berharap itu tidak ada pelanggaran sama sekali. Ia juga sudah menyampaikan kepada Maba, jika mereka menemukan pelanggaran segera melaporkan ke Bawaslu disertai dengan bukti yang konkrit.

"Jika ada mahasiswa atau Maba Unsultra yang menemukan pelanggaran kami akan memberikan hadiah. Selain itu kami juga bekerjasama dengan Bawaslu menggelar lomba konten TikTok terkait dengan pengawasan dan pencegahan Pilkada. Dan itu ada hadiahnya,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Divisi Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Provinsi Sultra, Bahari mengungkapkan, kegiatan Bawaslu Campus tersebut di inisiasi oleh Bawaslu RI yang secara kelembagaan sudah melakukan MoU di beberapa kampus dan saat ini dilaksanakan di Unsultra. Ia juga berharap kegiatan serupa dapat berkembang di kampus-kampus yang ada di Sultra, dimana ini juga sebagai momentum untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, yang diawali di Unsultra dan akan akan tularkan di semua universitas yang ada di Sultra.

“Kami secara kelembagaan salah satu tugasnya adalah diundang-undang nomor 7 itu mencegah terjadinya pelanggaran dan meningkatkan partisipasi publik, termasuk money politik. Bagaimana untuk mencegah terjadinya politik, bagaimana mengedukasi semua masyarakat termasuk yang sekarang ini, bagaimana kita mengedukasi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam proses pengawasan," tuturnya.

Bahari menjelaskan, tujuan Bawaslu Campus tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam mengawasi tahapan Pilkada 2024 yang diselenggarakan di Provinsi Sultra. Untuk itu, iamengajak seluruh jajaran mahasiswa, bukan hanya mengawasi tetapi ketika ada pelanggaran di wilayahnya masing-masing melaporkan secara berjenjang, baik di Bawaslu Provinsi, Kabupaten maupun hingga ke tingkat Desa.

“Kami berharap, mahasiswa bisa mengawasi ketika ada dugaan pelanggaran misalnya oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak netral atau ada money politik pada saat kampanye, itu dilaporkan kepada jajaran pengawas pemilu. Jangan dibiarkan, dilihat begitu saja, tetapi dilaporkan secara kelembagaan dalam hal ini Bawaslu, minimal memberikan informasi awal kepada jajaran pengawas pemilu yang ada di wilayah Provinsi Sultra,” himbaunya. CR5

Tags

Terkini

MK Putuskan Sebagian PHPU Kabupaten Barito Utara

Senin, 24 Februari 2025 | 11:20 WIB