Jumat, 28 Agustus 2026

KPU Konkep Berharap Relawan Demokrasi Bantu Dongkrak Partisipasi Pemilih

Photo Author
Redaksi, Rakyat Sultra
- Rabu, 7 Oktober 2020 | 12:16 WIB
Kedua dari kanan, Ketua KPU Konkep Iskandar Aziz saat membawakan materi Bimtek Relasi di Kantor KPUD Konkep, Selasa (6/10/2020). Foto: Karim/Rakyat Sultra.   LANGARA - Relawan Demokrasi (Relasi) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak lanjutan Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) tahun 2020 resmi dibentuk dan dikukuhkan, Selasa (6/10/2020). Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Konkep berharap Relasi mampu mendongkrak partisipasi pemilih tahun ini. Demikian yang disampaikan Ketua KPUD Konkep Iskandar Aziz saat dikonfirmasi via whatshapp. Katanya ada 21 orang yang lulus pada seleksi relasi tahun ini, masing-masing memiliki peran dan tanggung jawab yang berbeda di setiap basis pemilih yang menjadi sasaran sosialisasi relasi tersebut. "Diharapkan dengan dibentuknya relasi 7 basis dapat membantu kerja-kerja KPU dalam melakukan sosialisasi ke masyarakat sehingga partisipasi pemilih di pilkada tahun ini bisa meningkat. Apalagi saat ini di tengah kondisi bencana non alam (covid19). Kehadiran Relasi, bisa mendongkrak angka partisipasi pemilih," harapnya. Iskandar merinci, ada tujuh basis yang menjadi sasaran relawan demokrasi ini, di antaranya, pemilih marginal, warga internet, keagamaan, keluarga, pemilih pemula, disabilitas dan basis perempuan. "21 orang ini tersebar di tujuh kecamatan. Relawan demokrasi ini sangat kami butuhkan, apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini," katanya. Kata ia, masing-masing basis pemilih ada tiga orang relasi yang akan bekerja untuk meningkatkan partisipasi pemilih, kenapa dilakukan demikian, sambungnya karena untuk mengantisipasi kerumunan masa di saat pandemi covid-19. "Setelah kita lakukan evaluasi soal partisipasi pemilih saat Pemilu tahun 2019, relawan demokrasi adalah salah satunya yang mampu menaikan partisipasi pemilih," urainya. Iskandar menyebut tidak ada target khusus dari Relasi Yang jelas katanya, mereka berupaya untuk tidak ada penurunan partisipasi pemilih dari tahun 2015 maupun saat Pemilu 2019 lalu. "Kami tidak mematok berapa persentase tapi minimal tidak ada lonjakan penurunan partisipasi pemilih dari setiap momentum pesta demokrasi di Konkep," tandasnya. (r2/b/aji)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

MK Putuskan Sebagian PHPU Kabupaten Barito Utara

Senin, 24 Februari 2025 | 11:20 WIB

Terpopuler

X