Jumat, 28 Agustus 2026

UMK Lolos Program MBKM Kemendikbud

Photo Author
Redaksi, Rakyat Sultra
- Senin, 19 April 2021 | 11:26 WIB
    Gedung UMK. Foto: Dirma/Rakyat Sultra.   KENDARI - Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) berhasil lolos dalam Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang merupakan program utama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Waki Rektor I UMK, Dr. Ahmad Muhlis Nuryadi mengungkapkan, UMK menjadi salah satu penerima Program Bantuan Program Studi Menjadi Model Center of Excellence (CoE) MBKM Tahun 2021 pada 5 April serta sebagai Penerima Program Bantuan Kerja Sama Kurikulum dan Implementasi MBKM yang diumumkan pada 15 April lalu. Untuk perwakilan bantuan program studi menjadi model CoE,  UMK berhasil meloloskan program studi Pendidikan Teknologi Informasi. Nantinya tim pengusul dari program studi yang didanai tersebut, akan diundang untuk mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) bantuan program studi menjadi model CoE MBKM "Demikian pula dengan penerima program bantuan kerja sama kurikulum dan implementasi merdeka belajar-kampus merdeka tahun 2021, dengan 7 program studi yakni Administrasi Pendidikan, Ilmu Pemerintahan, Manajemen, Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini dan Program Studi Teknologi Hasil Perikanan," ungkapnya. Ia menjelaskan, keberhasilan UMK pada program MBKM merupakan wujud kesungguh UMK dalam merespon dan mendukung kebijakan Kemedikbud dalam mengimplementasikan kebijakan kampus merdeka dan pencapaian 8 indikator kinerja perguruan tinggi (IKU). Upaya ini diawali dengan pengusulan proposal masing-masing program studi dengan di koordininasi langsung oleh dirinya serta mendapat dukungan penuh dari Rektor. Dia bilang, lolosnya 8 program studi pada dua hibah ini sebenarnya merupakan proses yang terencana, karena UMK sejak satu tahun lalu telah mengambil tindakan langsung baik dalam bentuk pertukaran mahasiswa internal maupun eksternal, magang, proyek kemanusiaan, KKN tematik, dan asistensi mengajar, baik melalui program internal maupun program-program dari kementerian. "Hal inilah yang di yakini menjadi salah satu pertimbangan oleh kementerian sehingga banyak program studi di UMK yang memperoleh pendanaan hibah terkait kebijakan kampus merdeka. untuk program CoE, perguruan tinggi hanya diperbolehkan mengusul maksimal 2 prodi dan kita mengusul 2 prodi, alhamdulillah lolos 1 prodi yaitu prodi PTI di FKIP, dan menjadi satu satunya yang lolos di Provinsi Sulawesi Tenggara," pungkasnya. (cr5/b/aji)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Gen Z Jadi Tantangan Baru pembinaan Gerakan Pramuka

Kamis, 11 Desember 2025 | 10:24 WIB
X