KENDARI, RSONLINE - Kerja keras yang dilakukan pembimbing siswa dalam olimpiade sains tingkat nasional tidak sia-sia.
Dalam olimpiade sains di Universitas Brawijaya, Malang, baru-baru ini Sultra berhasil menyabet juara V atau harapan II yang diwakili siswa SMAN 6 Kendari, Muhammad Arzinun, melalui olimpiade Matematika.
SMA Negeri 6 Kendari adalah satu-satunya sekolah yang membawa pulang piala dari empat sekolah di Sultra yang diberangkatkan untuk mengikuti olimpiade sains tingkat nasional.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMA Negeri 6 Kendari, Abdul Samad mengatakan kegiatan olimpiade harus mendapatkan persiapan yang matang karena bersaing dengan sekolah perwakilan setiap provinsi.
"Juara I sampai IV itu berasal dari jawa semua. Kita satu-satu dari Sultra," katanya saat ditemui di tempat kerjanya, Senin (10/10).
Meski pencapaian siswanya baru peringkat lima tingkat nasional, pihaknya merasa bangga dan berupaya untuk bisa lebih baik lagi. "Setiap siswa yang gagal mendapat juara kita evaluasi untuk menampilkan yang terbaik lagi pada event berikutnya," ujarnya.
Sementara itu, Muhammad Arzinun, menuturkan kegiatan diselenggarakan pada 1 Oktober 2016 lalu itu diikuti sebanyak 125 peserta seluruh Indonesia. "Sekolah yang hadir mewakili provinsinya masing-masing," ucapnya.
Untuk Sultra terdapat empat sekolah di yang ikut andil dalam mengikuti olimpiade sains, diantaranya SMA Negeri 6 Kendari, SMA Negeri 4 Kendari, SMA Negeri 2 Baubau dan MAN 2 Kolaka.
Sedangkan untuk setiap sekolah melibatkan dua orang siswa untuk mengikuti kompetisi dibidang Matematika dan bahasa Inggris. Sebelumnya, kata Arzinun--sapaan akrabnya, tahun lalu pihaknya juga sudah pernah masuk sebagai finalis dan menduduki peringkat 18. "Targetnya untuk tahun ini memang harus dapat juara dan akhirnya mendapat juara lima," ujarnya.
Karena itu, siswa yang duduk dibangku kelas XII IPA ini juga berharap agar kelas X dan kelas XI bisa memberikan yang terbaik untuk sekolah. "Minimal dipertahankan dan kalau perlu ditingkatkan lagi menjadi yang terbaik dikanca nasional," imbuhnya. (p3/b/alp)