Jumat, 28 Agustus 2026

Terapkan Pola Pembinaan Dinamis

Photo Author
Administrator, Rakyat Sultra
- Rabu, 27 April 2016 | 09:59 WIB
Salah satu pertunjukan kegiatan ekstrakurikuler di pondok modern gontor 4.
Salah satu pertunjukan kegiatan ekstrakurikuler di pondok modern gontor 4.

 

KENDARI - Pesantren adalah tempat untuk menuntut ilmu sekaligus sebagai wadah pelatihan guna meningkatkan minat dan bakat dalam mewujudkan santri berkualitas dan berwawasan global. Untuk menggapai tujuan tersebut maka pondok pesantren modern gontor putri 4 menerapkan pola pembinaan dinamis.

Pengasuh Ponsok Pesantren Modern Gontor Putri 4, Nurwahyudin SPdI mengatakan, kegiatan yang dinamis sengaja diperuntukan kepada setiap santri, hal ini dalam rangka untuk menumbuhkan sikap disiplin kepada para santri. Dari hal tersebut sehingga aktivitas yang dilakukan disetiap harinya dipenuhi dengan hal-hal yang bermanfaat mulai bangun tidur hingga tidur lagi.

"Mulai bangun jam 4 pagi lalu membaca Al Qur'an sambil menunggu datangnya salat subuh. Setelah itu dilanjutkan belajar Bahasa Arab sampai pukul 5.30, kemudian masuk persiapan kelas sejak ukul 7.00 - 12.20. Dan pulang ke asrama salat zuhur berjamaah dan dilanjutkan makan siang. Usai itu, ada pembelajaran tambahan pada sore hari mulai pukul 14.00 - 14.45 hingga waktu salat asar pukul 15.45," paparnya.

Setelah itu, masih dia, kegiatan bebas dimana ada yang ke kantin, bertemu orang tua dengan waktu besuk hingga pukul 17.15.

"Menjelang magrib, santri bersiap ke masjid untuk salat berjamaah dan membaca alquran selama 30 menit. Diwaktu ini juga ada makan malam, setelah itu baru salat isa. Hingga kemudian masuk pembelajaran yang dibimbing ustazah hingga pukul 21.30. Usai itu bebas kembali, apakah mau ke kantin jajan, ingin menerusnya belajarnya dengan ustazah sampai pukul 22.00. Dan pukul 22.00 absen lalu istirahat," jelasnya.

Kegiatan yang dinamis juga dapat ditemukan dengan pengembangan minat dan bakat santri. Untuk mengembangkan minat dan bakat santri di pondok modern gontor putri 4 ini, pengasuh pondok telah menyiapkan berbagai sarana, baik itu sarana kesenian maupun olah raga.

Disamping itu pula, pondok yang selalu membiasakan santrinya dalam melaksanakan solat lima waktu secara berjamaah ini juga mewajibkan penggunaan bahasa Inggris dan bahasa Arab. "Bahasa Arab dan bahasa Inggris itu adalah merupakan bahasa sehari-hari mereka, jadi keunggulannya selama di dalam pondok mereka bisa belajar bahasa Arab dan bahasa Inggris, karena kedua bahasa itu menjadi kewajiban kepada setiap santri untuk berkomunikasi selama di pondok" ujarnya.

Selain itu, santri gontor putri 4 juga di ajarkan untuk dapat berpidato. Pelatihan berpidato dilaksanakan tiga kali dalam seminggu diantaranya pada malam Senin latihan pidato bahasa Inggris, kemudian hari Kamis siang santri dilatih berpidato dengan menggunakan bahasa Arab dan pada malam jumat latihan berpidato dengan menggunakan bahasa Indonesia.

Dengan demikian, sistem yang digunakan pada pondok pesantren modern gontor putri 4 ini dalam rangka mencetak santri yang berkualitas dan bisa bermanfaat buat masyarakat, karena mereklah yang akan menjadi calon daiyah-daiyah yang akan berda'wah dan terjun ke masyarakat .

Para santri yang menimba ilmu di gontor 4, akan tinggal di asrama yang telah disiapkan. "Dengan tinggal di asrama sehingga para santri di pacu untuk bisa disiplin dan bisa lebih terjaga dari pengaruh negatif di luar," pungkasnya. (p15/b/put)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Gen Z Jadi Tantangan Baru pembinaan Gerakan Pramuka

Kamis, 11 Desember 2025 | 10:24 WIB
X