Jumat, 28 Agustus 2026

Kota Surabaya Segera Jalin Sister City di Bidang Pendidikan dengan Prancis

Photo Author
Agus Syahlan Tohamba, Rakyat Sultra
- Selasa, 17 Oktober 2023 | 13:33 WIB
Sekda Surabaya Ikhsan dan Dubes Prancis.
Sekda Surabaya Ikhsan dan Dubes Prancis.

rakyatsultra.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya Ikhsan menyambut kedatangan Duta Besar (Dubes) Prancis untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN Fabien Penone di lobby lantai 2, Gedung Balai Kota, Senin (16/10). Pertemuan antara Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan Pemerintah Prancis tersebut adalah kali kedua. 

Dubes Prancis Fabien Penone ingin menindaklanjuti rencana kerja sama di bidang pendidikan yang disebutkan pada pertemuan sebelumnya oleh Wali Kota Eri Cahyadi. Selain di bidang pendidikan, juga akan ada hubungan kerja sama lain dari Pemerintah Prancis dengan Pemerintah Indonesia. 

Sekda Kota Surabaya Ikhsan mengatakan, sebelumnya Wali Kota Eri Cahyadi menyebutkan ingin Kota Surabaya menjalin hubungan sister city dengan kota-kota di Prancis.

”Pak Wali Kota (Eri Cahaydi) menyampaikan, ingin ada sister city antara kota di Prancis. Diharapkan, ini akan bisa segera terwujud,” kata Ikhsan.  

Dalam pertemuan kali ini, selain ingin menjalin hubungan erat dengan Kota SurabayaDubes Prancis Fabien Penone juga ingin bertemu dengan mahasiswa dan mahasiswi asal Prancis yang menjalani studi di Universitas Airlangga (Unair) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya

Ikhsan berharap, para mahasiswa asal Prancis yang sedang studi di Kota Surabaya bisa membawa ilmu bermanfaat dan menjadi duta budaya Indonesia di lingkungannya.

Para mahasiswa asal Prancis itu juga sempat diajak berkunjung ke perkampungan, tempat wisata, makanan khas, hingga belajar tentang budaya di Kota Pahlawan. 

”Semoga ini (para mahasiswa/mahasiswi) bisa menjadi duta untuk Surabaya di negara Prancis. Kami berharap, nanti ketika datang lagi ke Surabaya, lebih banyak lagi mengajak keluarga dan temannya untuk belajar di Kota Surabaya,” ujar Ikhsan. 

Dia menambahkan, tak hanya pertukaran mahasiswa dan mahasiswi, akan tetapi ke depannya Prancis dan Kota Surabaya bisa menjalin pertukaran dosen. ”Sehingga kemudian akan lebih banyak lagi pertukaran mahasiswa dan dosen, dengan begitu ilmunya yang akan sama antara Surabaya dengan Prancis,” imbuh Ikhsan. 

Dubes Prancis untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN Fabien Panone mengatakan, senang bisa kembali ke Kota Surabaya. Pertemuan kali ini untuk menindaklanjuti kerja sama di bidang pendidikan, khususnya di sektor universitas, saintifik, dan pertukaran mahasiswa di Kota Surabaya yang dibahas bersama dengan Wali Kota Eri Cahyadi pada pertemuan sebelumnya di Balai Kota. 

Menurut Fabien, hubungan bilateral Indonesia dan Prancis saat ini kian erat. Indonesia merupakan salah satu negara yang menjadi prioritas bagi Prancis untuk menjalin hubungan kerja sama. Yakni berkenaan dengan ekonomi, kreativitas dinamis, dan kekuatan demokrasi. 

”Alasan yang kedua adalah, pentingnya dari segi wilayah khususnya di ASEAN dan pentingnya peran Indonesia di dalam ASEAN. Alasan ketiga adalah konteks tekanan geopolitik lokal, dan keempat yakni permasalahan global yang dapat dipecahkan bersama antara Indonesia dan Prancis,” papar Fabien. 

Fabien menambahkan, pada 8 November ada penyelenggaraan pameran pendidikan tinggi Eropa di Kota Surabaya.

Dia berharap, pada momen tersebut bisa menjadi awal mula pertukaran mahasiswa Indonesia, khususnya Kota Surabaya di universitas-universitas Eropa. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Syahlan Tohamba

Tags

Terkini

Gen Z Jadi Tantangan Baru pembinaan Gerakan Pramuka

Kamis, 11 Desember 2025 | 10:24 WIB

Terpopuler

X