Penguatan mekanisasi pertanian tersebut juga terlihat pada panen raya jagung serentak kuartal II di Tuban yang dihadiri langsung Presiden Prabowo Subianto. Dalam kesempatan itu, Presiden turut memperagakan panen jagung menggunakan alsintan modern sebagai simbol percepatan transformasi pertanian menuju sistem produksi yang lebih maju dan efisien.
Panen raya jagung kuartal II tahun 2026 dilaksanakan di lahan seluas 189.760 hektare dengan potensi produksi mencapai 1,23 juta ton. Capaian tersebut berkontribusi sekitar 6 persen terhadap total produksi jagung nasional dan menjadi indikator meningkatnya kapasitas produksi pangan dalam negeri.