"Data SIMFONI PPA mencatat lebih dari 2.000 korban TPPO dari tahun 2021 hingga pertengahan 2025, dengan modus yang terus berkembang dari eksploitasi tenaga kerja, eksploitasi seksual, adopsi ilegal, hingga kejahatan siber," ujar dia.
Rudi menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai modus baru TPPO, termasuk rekrutmen palsu berkedok kesempatan kerja atau seleksi olah raga.