Sayangnya, kata Hasto, Mega sedang ada acara lain yang lebih dulu dijadwalkan. Sementara undangan yang diberikan hanya untuk ketua umum partai dan tidak bisa diwakili.
"Undangannya memang sampai ke kami. Tapi khusus ke ketua umum dan tidak bisa diwakilkan," sebut Hasto.
"Karena tidak bisa diwakilkan, maka Ibu Megawati yang kebetulan beliau ada acara yang sudah dijadwalkan sebelumnya, sehingga tidak bisa hadir," tegas Hasto.
Sementara itu, NasDem yang bosnya tidak diundang dalam pertemuan parpol pendukung pemerintah itu, melemparkan sindiran. Ketua DPP NasDem, Willy Aditya hanya mengingatkan, silaturahmi itu bisa menguatkan persatuan.
Sebaliknya, memutus silaturahmi itu, termasuk dosa yang disegerakan. NasDem, tekan Willy, tidak pernah memiliki niat memutus tali silaturahmi dengan parpol lainnya.
"Kami husnuzon saja di bulan Ramadan ini, mungkin yang bersangkutan memiliki pertimbangan-pertimbangan lain (makanya tidak mengundang NasDem)," pungkas dia.
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad Ali menduga, tidak diundangnya Paloh di acara tersebut karena ada kaitannya dengan Anies.