Ia menyebut kita seolah menutup mata dengan tragedi mengerikan Kanjuruhan yang menelan ratusan korban jiwa.
“Tapi kita menutup mata atas ketidakadilan yang terjadi dalam Tragedi Kanjuruhan," ungkapnya.
Najwa berujar bahwa kita seolah lantang berbicara penindasan terhadap Palestina. Ia berharap agar hal yang sama dilakukan untuk korban kanjuruhan.
“Kalau kemuadian berharap kita lantang membela penderitaan penindasan rakyat Palestina, hal yang sama harus juga ditunjukkan ke korban tragedi pembataian kanjuruhan,” tuturnya.
Dirinya juga menyayangkan pelaku tragedi Kanjuruhan divonis ringan dan kesalahan ditimpakan pada angin yang bergoyang.
“Yang bahkan pelakunya sekarang di vonis ringan (dan) bebas dengan mengalihkan tanggung jawab ke angin yang bergoyang,” pungkasnya.(fajar)