Lanjutnya, untuk perlengkapan alat pemadam kebakaran, pihaknya sudah menyiapkan disetiap titik. Personilnya juga sudah ada, baik dari security maupun teknisi sudah tersertifikasi K3.
"Jadi secara teknis kita sudah siap. namun bukan hanya mereka yang harus siap tetapi semua karyawan yang ada di Perumda harus siap," tegasnya.
Dirinya juga berharap dengan adanya pelatihan ini bisa memberikan manfaat bagi semua karyawan yang ada di Perumda Kota Kendari, dan sudah siap sesuai SOP jika terjadi kebakaran bukan saja di Anjungan Teluk Kendari akan tetapi juga di lingkungan masing-masing.
Ditempat yang sama, Kepala Bidang Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kendari Muhdar menjelaskan, setelah sosialisasi, peserta akan diajarkan penggunaan APAR, selanjutnya akan praktikkan cara penggunaan APAR moderen maupun tradisional.
Untuk yang tradisional yakni dengan menggunakan karung atau kain tebal yang dibasahi, sedang APAR modern berbentuk tabung.
Khusus APAR modern, ada berbagai ukuran mulai dari satu sampai 12 kilogram bisa digunakan satu orang, sedang yang menggunakan roda digunakan lebih dari satu orang dan biasa terdapat di Hotel dan SPBU Pertamina.
"Jadi dengan adanya pelatihan ini supaya kebakaran bisa kita minimalkan,” jelasnya. (rs)