Kasus Covid di Indonesia Mendadak Naik
Rakyatsultra , -- Sekretaris Jenderal Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Siti Nadia Tarmizi baru-baru ini membahas tentang kasus Covid-19 yang kembali melesat naik.
Seperti diketahui, dalam dua hari terakhir kasus Covid-19 di Indonesia memang terlihat naik jika dilihat dari data.
Pada Rabu (16/2/2022), tercatat kasus positif berada di angka 64.718.
Sehingga jika ditotalkan maka kasus Covid-19 secara keseluruhan mencapai 4.966.046.
Lebih mengerikannya lagi, tambahan kasus kemarin jumlahnya ternyata lebih tinggi dari hari sebelumnya yakni sejumlah 57.049 kasus.
Maka dari itu, Siti Nadia melihat adanya suatu "kejanggalan" yang terjadi dalam kenaikan kasus tersebut.
"Ada suatu pola yang agak meragukan ya," ujar Siti Nadia, Rabu (16/2/2022).
Siti Nadia meyakini bahwa data pasien Covid-19 yang terlambat dimasukan menjadi penyebab dari angka kasus yang meningkat secara masif.
Akibatnya, kasus Covid-19 naik drastis meskipun sempat mengalami penurunan.
"Ada data baru yang dimasukkan Selasa kemarin, karena ada akumulasi data Sabtu, Minggu yang belum di upload karena satu dan lain hal," tutur Siti Nadia.
Bukan hanya itu saja, menurutnya data yang terlembat dimasukkan mengakibatkan layanan telemedisin juga terganggu.
Imbas dari dampak itu adalah ada pasien yang memiliki gejala ringan tetapi tidak memperoleh paket obat gratis.
"Jadi kalau dikatakan kekacauan data karena jomplang," tukasnya.
"Ini memang ada keterlambatan data dari entry di hari Sabtu dan Minggu," sambung Siti Nadia.