Di Tangan Anton Timbang, IMI Sultra Siap Menjadi Tuan Rumah Ajang Kejuaraan Nasional
Rakyatsultra , -- KENDARI -- Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo melantik Ketua IMI Provinsi Sulawesi Tenggara Anton Timbang masa bakti 2021-2025 di Phinisi Claro Hotel Kendari. Rabu (9/2/2021)
“program kerja IMI di setiap provinsi harus mengoptimalkan sumber daya di masing-masing daerah, dan tetap mengedepankan kepentingan dan kemanfaatan bagi masyarakat," ujar Bamsoet
Bamsoet menuturkan IMI siap menggelar kejuaraan balap sepanjang tahun 2022, yakni Kejuaraan Nasional IMC Oneprix 2022 yang dilakukan sebanyak 5 putaran; Kejuaraan Nasional Motoprix 2022 yang terdiri dari Regional A 4 putaran, Regional B 4 putaran, Regional C 4 putaran, Regional D 4 putaran, dan Grand Final 1 putaran; serta Indonesia Motorsport Series (IMS 2022) dan Nusantara Series 2022.
"IMI Provinsi juga akan menggelar Kejurnas Dragbike yang terdiri dari Regional 1 sebanyak 6 putaran, Regional 2 sebanyak 3 putaran, Regional 3 sebanyak 3 putaran, Regional 5 & 6 sebanyak 7 putaran, dan Grand Final sebanyak 1 putaran," kata Bamsoet.
IMI juga akan membuat Kejurnas Motocross 2022 sebanyak 5 putaran, Kejurnas Grasstrack 2022 terdiri dari Regional 1A sebanyak 5 putaran, Regional 1B sebanyak 3 putaran, Regional 2 sebanyak 3 putaran, Regional 4 sebanyak 4 putaran, dan Regional 5 sebanyak 6 putaran, serta Grand Final sebanyak 1 putaran.
"Untuk event internasional yang akan segera digelar IMI antara lain MotoGP di Mandalika dan Formula E di Jakarta. Selain juga menyiapkan balap MiniGP, MXGP, APRC dan WRC. Seluruh pengurus IMI, baik di tingkat pusat dan provinsi, harus bersama menyukseskan program-program IMI yang telah disusun," tutur Bamsoet.
Bak Gayung bersambut, Ketua IMI Sultra terpilih Anton Timbang mengatakan kehadiran Bamsoet di Sultra wujud komitmen Ketua Umum IMI untuk membesarkan IMI di seluruh Indonesia. Kata dia, Kehadiran Ketua Umum IMI bersama pengurus IMI Pusat di Sultra, memberi spirit dan kebahagian bagi IMI Sultra untuk lebih mengembangkan IMI di Sulawesi Tenggara
Pada kesempatan itu pula, Anton berharap IMI pusat dapat melaksanakan beberapa agenda kegiatannya Di Sulawesi Tenggara, dan IMI Sultra sudah siap melaksanakan dan mengsukseskannya.
“Tentunya, IMI Sultra juga telah menyelenggarakan dan mengikuti berbagai agenda kejuaran nasional, regional maupun daerah, dan akan terus aktif mengembangkannya. besarharapan kami IMI pusat dapat melaksanakan beberapa agenda kegiatannya di sulawesi tenggara,” ucap Ketua Kadin Sultra itu.
“Kami memberi apresiasi yang sebesar-besarnya, di tengah aktivitas yang sangat padat, pak bamsoet berusaha hadir di kendari.,” uajr Anton.
Lanjut Ketua Kadin Sultra itu melaporkan kalau jabatan Ketua IMI Sultra merupakan periode ke tiga bagi dirinya. Sejak IMI Sultra di bawah kendalinya, diawal kepengurusannya, IMI Sultra telah menginisiasi pembangunan sirkuit balap di Sultra. Kata dia, ada beberapa titik lokasi yakni di kabupaten Kolaka utara, kolaka dan bombana.
“Alhamdulillah, atas dukungan Pemprov Sulawesi Tenggara dan KONI, telah di tetapkan lokasi sirkuit balap bertaraf nasional di kawasan nanga-nanga kota Kendari. Luas kawasan sirkuit mencapai 10 hektar pada lahan pemprov. Sultra. Panjang sirkuit mencapai 2 kilometer yang dapat digunakan untuk balap 5 motor, drage bike dan drag race,” kata Anton
Anton Timbang mengungkapkan pada kawasan tersebut nantinya juga akan di bangun sirkuit grass track. Kin di Tahun 2020 proses desain telah di rampungkan dan mulai dilakukan pembangunan tahap satu.
Namun akibat pandemi covid 19, mengalami sedikit keterlambatan pembangunan, dan rencananya, tahun 2023 ini telah dapat diselesaikan.
“Tentunya ini menjadi cita-cita besar kami, sebagai legasi yang dapat kami tinggalkan di akhir periode kepengurusan ini,” ujarnya
Anton menambahkan, di bawah kepemimpinannya sebagai bentuk apresiasi kepada atlit balap motor Sultra yang mengikuti PON 20 Papua beberapa waktu lalu. IMI Sulawesi Tenggara telah mempersiapkan bonus khusus berupa Rp100 juta rupiah untuk peraih medali emas, Rp75 juta rupiah untuk medali perak dan Rp50 juta rupiah untuk medali perunggu.
Dia bilang, meskipun belum mencapai target yang diharapkan, IMI Sultra tersu melakukan persiapan atlit seperti uji coba/sparing-partner di kolaka utara selama 20 hari, dan try-out di kota sidrap sulawesi selatan selama 10 hari.
Dia berharap dengan adanya sirkuit, IMI Sultra semakin optimis guna lebih meningkatkan prestasi dengan berbagai kategori yang di ikuti.
“Semoga nanti dengan adanya sirkuit di Sultra , IMI Sultra semakin optimis dan lebih meningkatkan prestasi dengan berbagai kategori yang di ikuti baik itu di Kanca Nasional maupun Dunia nantinya,” kata Anton.
Di Kesempatan yang sama Gubernur Sultra H Ali Mazi mengatakan Ikatan Motor Indonesia sebagai induk organisasi dari olahraga bermotor di indonesia, baik mobil maupun sepeda motor, menjadi kekuatan dalam mewujudkan harapan dan cita-cita pembangunan olahraga bermotor di indonesia, melalui perencanaan, pengkoordinasian dan pelaksanaan pembinaan dan peningkatan prestasi atlet, guna mewujudkan prestasi keolahragaan bermotor nasional menuju prestasi internasional.
Dengan Demikian, Kata Ali Mazi, Keberadaan Imi Sulawesi Tenggara Sebagai Perpanjangan IMI Pusat, memiliki tanggung jawab dalam memajukan dan pembinaan atlet olahraga bermotor di daerah ini. IMI Sultra, dalam hal pembinaan terhadap cabang olahraga diberikan amanat untuk seoptimal mungkin menciptakan dan menghadirkan atlet-atlet berprestasi yang tidak hanya dapat membangunan daerah, khususnya pembangunan olahraga bermotor di Sultra.
Ali Mazi berharap kepada Ketua IMI Sultra bersama segenap jajaran pengurusnya , untuk selalu menjalin silaturahmi dan meningkatkan komunikasi dan koordinasi, serta memperkuat kemitraan yang sinergis dengan seluruh Stokeholders, terkait dalam rangka mendukung percepatan pembangunan olahraga bermotor di Sulawesi Tenggara
“ Atas nama pemerintah daerah, saya ucapkan selamat bertugas dan berkarya kepada seluruh pengurus IMI Sulawesi Tenggara masa bakhti 2021-2025, laksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya, dan penuh tanggung jawab, guna membangun organisasi ini menjadi lebih baik, sehingga dapat menjadi bagian penting dalam upaya menyukseskan pembangunan daerah dan bangsa kita tercinta,” pungkasnya.