nasional

Pemerintah Didesak Harus Menyelamatkan Pelaut Indonesia Dari Pemberontak Houthi

Selasa, 25 Januari 2022 | 11:26 WIB
Pemerintah Didesak Harus Menyelamatkan Pelaut Indonesia Dari Pemberontak Houthi Rakyatsultra , -- Pemerintah didesak untuk segera melakukan aksi penyelamatan terhadap salah satu pelaut asal Indonesia yang saat ini ditawan oleh pemberontak Houthi. Pelaut asal Indonesia itu bertugas di kapal barang Rwabee yang dibajak oleh pemberontak Houthi sejak 2 Januari 2022 lalu. "Harus segera dibebaskan, karena potensi perubahan status dari tawanan perompak menjadi tahanan perang bagi pelaut Indonesia di kapal Rwabee yang Dibajak," tegas Pengamat Maritim, Capt Marcellus Hakeng Jayawibawa, Senin 24 Januari 2022. Sebagaimana diketahui, pemberontak Houthi Yaman menolak untuk membebaskan kapal barang Rwabee yang dibajak mereka. Alasan penolakan tersebut menurut pejabat milisi Houthi, Hussein Al-Azzi yang dilansir media Arab News, Sabtu 15 Januari 2022 lalu, karena kapal itu membawa senjata untuk Koalisi Arab untuk mendukung legitimasi di Yaman. Bahkan pejabat tersebut juga menyebutkan dalam cuitannya di twitter bahwa kapal itu juga tidak dimuati kurma atau mainan anak-anak, tetapi sarat dengan senjata. "Dengan adanya penolakan dari petinggi Houthi untuk pembebasan kapal Rwabee, lalu bagaimana dengan nasib para awak kapal yang ikut ditahan, yang salah satunya WNI, Surya Hidayat Pratama, Chief Officer?," ujar Capt Hakeng. Menurut berita yang dimuat beberapa media, kabarnya kondisinya baik dan berada di hotel di Yaman. "Tapi hingga kini belum ada kepastian kapan akan dibebaskan. Lalu dalam situasi seperti ini, posisi awak kapal WNI tersebut sebagai apa jadinya?," tanya Capt Hakeng.

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB