nasional

DLHK Mubar Bakal Tanggul Tebing Dua Mata Air di Lawa Raya

Senin, 20 Desember 2021 | 06:29 WIB
  Alimran, SE,MM.   LAWORO- Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Muna Barat (Mubar) bakal melakukan revitalisasi terhadap sumber mata air di Lawa Raya. Pasalnya, beberapa tahun terakhir ini, tebing yang ada di sekitaran mata air, sudah mulai terjadi abrasi. Akibatnya, pengikisan tanah yang ada, perlahan-lahan mulai menutup kebutuhan vital tersebut. Makanya, dinas terkait, akan melakukan penanggulan sekeliling sumber air. Ada dua sumber mata air di Lawa Raya, yang menjadi perhatian serius pemerintah. Itu terlihat, di mata air Matakalambe Desa Lapolea, Kecamatan Barangka, dan Mata Air Tobi di Desa Katobu, Kecamatan Wadaga. "Masyarakat mengusulkan itu saat Musrenbang. Karena, mata air di sana sudah mulai tertutup, lantaran tebing disitu, sudah terkikis dan berjatuhan. Makanya, kita akan lakukan penguatan tebing mata air, tahun depan dianggaran induk," kata Alimran, akhir pekan lalu. Alimran mengaku, penanggulan mata air itu, dinilai sangat penting. Memang, sumber air di Lawa Raya, masih sangat terpenuhi. Akan tetapi, dengan terjaganya sumber air yang ada, maka secara otomatis tidak akan kekurangan cadangan air. "Kalau, kita biarkan terus menerus ini mata air dia tertutup, tidak menutup kemungkinan akan kehabisan stok air. Makanya, upaya ini juga, sebagai aksi penyelamatan dalam menjaga dan memelihara sumber air. Kami menampung program melalui usulan, dan ini sangat prioritas," kata Alimran menerangkan. Berdasarkan data yang dimiliki, Alimran menyebut, sumber mata air Lawa Raya sangat banyak jumlahnya. Ada sekira 30 mata air yang berada di Wadaga dan Lawa. Makanya, kelestarian hutan juga mesti dijaga. "Insyaallah, kita akan terus perhatian mata air. Karena ini sumber kehidupan. Apalagi, petani juga sangat membutuhkan air dikala mereka melakukan aktifitasnya," pungkasnya. (m1/b/aji)

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB