Ketua MUI Koltim, Drs. H. Djamaluddin M. Mpd, saat melantik pengurus bidang-bidang organisasi. Foto: Iwal/Rakyat Sultra.
TIRAWUTA - Kepengurusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) masa khidmad 2020-2025 resmi terbentuk, diketuai oleh Drs. H. Djamaluddin M. Mpd. Pengukuhan digelar di Aula Pemda Koltim, Kamis (24/6/2021).
Dengan kepengurusan baru ini, Bupati Koltim, Andi Merya Nur dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Asisten 1 Setda Koltim, Arisman SP, mengharapkan MUI Koltim mampu memperkuat syiar agama Islam, mengingat tantangan-tantangan dalam kehidupan semakin berat dan beragam, sehingga harus dibentengi dengan agama.
Masyarakat juga diminta agar menjadikan MUI sebagai rujukan dalam pengembangan ilmu agama. Selain itu juga menjadi mitra Pemda Koltim dalam memecahkan berbagai permasalahan yang ada di masyarakat, berkaitan dengan penerapan nilai agama dan sosial.
Menurut orang nomor satu di Koltim ini, kemajuan bidang ilmu pengetahuan dan teknologi serta tuntutan global yang telah menyentuh seluruh aspek kehidupan, disamping membawa berbagai kemudahan dan kebahagiaan, namun juga menimbulkan sejumlah perilaku dan persoalan-persoalan baru.
Karena itu lanjutnya, pemerintah melihat umat islam sebagai kelompok mayoritas dinegeri ini, memiliki potensi yang tidak bisa diabaikan sehingga diperlukan koordinasi antara ulama dengan pemerintah, sehingga diadakan suatu Musyawarah Nasional Ulama yang terdiri atas utusan wakil-wakil ulama provinsi se-Indonesia yang menyepakati berdirinya MUI.
Begitu pentingnya peran MUI dalam melakukan syiar agama bagi masyarakat hingga ke pelosok wilayah, Andi Merya mengharapkan sinergitas dengan Pemda Koltim senantiasa terjalin, tujuannya agar penuntasan masalah semakin mudah.
“Atas nama Pemda Koltim, saya ucapkan selamat dan penghargaan kepada para pengurus yang telah dikukuhkan. Pengukuhan ini merupakan bentuk kepercayaan, kehormatan, dan amanah pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kolaka Timur kepada MUI," tutupnya. (p1/b/aji)