Andi Merya Nur.
TIRAWUTA - Roda Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) saat ini dijalankan secara terstruktur dengan tiga jabatan asisten, tiga staf ahli, sembilan Kabag Sekretariat Daerah, serta 27 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dengan formasi itu, Plt. Bupati Koltim, Andi Merya Nur beberapa waktu lalu di hadapan jajarannya, menyampaikan bahwa pemerintah perlu melakukan pembenahan, demi semakin baiknya pelayanan kepada masyarakat dan koneksi ke pemerintah pusat.
Pembenahan itu yakni mengadakan dua OPD baru. Pertama Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikmudora) akan dipisah, sehingga Dikmudora menjadi Dinas Pendidikan saja, sedangkan Dinas Pemuda dan Olahraga menjadi OPD sendiri.
Kedua mengadakan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) yang memiliki tanggung jawab dalam penerimaan pendapatan daerah melalui pengoordinasian dan pemungutan pajak, retribusi, bagi hasil pajak, dana perimbangan, dan lain sebagainya.
Menurut orang nomor satu di Koltim ini, ada ketimpangan dalam menjalankan roda organisasi selama ini, yakni tidak berkembangnya potensi pemuda dan olahraga, karena Dikmudora hanya fokus kepada urusan pendidikan saja.
Selain itu, sejumlah titik yang berpotensi menyumbang penghasilan bagi pembangunan daerah jadi tidak berkembang. Bahkan ada beberapa sektor yang seharusnya dikelola secara profesional oleh Dispenda, malah diambil alih oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD).
"Ini perlu pembenahan, sehingga daerah kita semakin maju. Masyarakat sangat membutuhkan perubahan-perubahan demikian. Kalau ini berjalan lancar, maka InsyaAllah Koltim akan semakin baik," tutup Srikandi Koltim ini. (p1/b/aji)