nasional

Pemkab Koltim Gelar Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD

Selasa, 13 April 2021 | 09:12 WIB
  Pemda Koltim bersama TNI Polri saat pembukaan acara konsultasi publik rancangan awal RPJMD. Foto: Iwal/Rakyat Sultra.   TIRAWUTA - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), menggelar konsultasi publik membahas rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Koltim Tahun 2021-2026. Kegiatan berlangsung di Aula Pemda, Selasa (12/4/2021). Dalam kegiatan itu, bukan hanya unsur jajaran pemerintah saja yang hadir, namun Pemda juga mengundang TNI, Polri, serta perwakilan masyarakat, antara lain mantan Bupati Kolaka, Adel Berty, tokoh pemekaran Kabupaten Koltim, Abdul Kadir, tokoh pemuda, adat, serta akademisi. Dalam kegiatan itu, banyak masukan baik dari OPD maupun masyarakat kepada Pemda agar RPJMD menjadi lebih baik. Usulan mereka antara lain terkait menghadirkan konsep pangan yang baik di Koltim, dan melakukan pembangunan yang berkualitas, sehingga dapat dinikmati masyarakat dalam waktu lama. Sementara itu, Plt. Bupati Koltim, Andi Merya menyampaikan bahwa visi dirinya bersama almarhum Samsul Bahri Madjid dalam pembangunan Kabupaten Koltim tahun 2021-2026 yakni, “sejahtera bersama masyarakat kolaka timur yang agamis, maju mandiri dan berkeadilan”. Upaya untuk mewujudkan visi tersebut, dijabarkan menjadi sepuluh misi pembangunan Koltim, antara lain peningkatan kualitas sumber daya manusia berbasis ajaran agama, ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) serta budaya lokal, peningkatan aksebilitas, pemerataan dan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, dan percepatan kualitas infrastruktur publik yang memadai dan efektif. "Olehnya termasuk dengan saran dan masukan dari bapak dan ibu, akan kami tampung dan menjadi bahan untuk kami membahas konsep pembangunan Koltim kedepan," ucap Andi Merya. Aspek kesejahteraan masyarakat kata Plt. bupati, akan diukur melalui indikator makro yang melingkupi kebutuhan dasar masyarakat Kabupaten Koltim, terkait pembangunan manusia, ketertiban dan ketentraman, pemerataan pendapatan, dan kesempatan kerja. Keberhasilan pencapaian visi dan misi SBM, kedepannya akan diukur dari pencapaian kinerja pada aspek kesejahteraan, pelayanan umum, dan daya saing daerah. Keberhasilan kinerja yang ditunjukkan dari akumulasi pencapaian indikator yang memberi dampak dan dapat diukur setiap tahunnya. Selanjutnya kata bupati, pemerataan pembangunan di wilayah Koltim, menjadi prioritas pemerintah daerah berdasarkan isu strategis dan arah kebijakan yang akan dituntaskan dalam masa RPJMD Periode 2021-2026, dengan tetap mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara umum. Dalam kesempatan ini, Plt. bupati mengungkapkan target kinerja kepemimpinan Samsul Bersama Merya (SBM) dalam membangun ekonomi daerah tahun 2021-2026 dalam penetapan indikator kinerja pembangunan yang akan di capai sebagai berikut. Pertama, target pertumbuhan ekonomi dimulai 5,63 hingga 6,20. Kedua, tingkat penduduk miskin dimulai 13,17% menjadi 12,80%. Ketiga, tingkat pengangguran terbuka dimulai 3,25% sampai dengan 2,95%. Keempat, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dimulai pada angka 66,49 sampai dengan 67,25%. Kelima, gini ratio dimulai 0,3606 sampai dengan 0,3582. Keenam, Kontribusi PDRB sector pertanian dimulai 42,06% sampai dengan 42,53. Keenam target ini, diupayakan berhasil dicapai hingga akhir masa periode SBM. “Kami optimis Kabupaten Kolaka Timur akan terus berkembang, maju dan sejahtera walaupun satu-satunya kabupaten yang akan tidak memiliki wilayah laut di Provinsi Sulawesi Tenggara,” jelas orang nomor satu di Koltim itu. (p1/b/aji) 

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB