nasional

Warga Koltim Kibarkan Bendera Setengah Tiang untuk Almarhum Bupati Koltim 

Senin, 22 Maret 2021 | 07:06 WIB
Pengibaran bendera setengah tiang sebagai penghormatan kepada almarhum bupati Koltim. Foto: Iwal/Rakyat Sultra.  

TIRAWUTA - Sejak Jumat malam (19/3), kediaman almarhum Bupati Kolaka Timur (Koltim), Samsul Bahri di Rujab Desa Tawainalu, Kecamatan Tirawuta, ramai dipadati masyarakat, baik dalam daerah hingga mereka yang berasal dari luar daerah. Meninggalnya Bupati Samsul Bahri membuat hati rakyat terpukul. Karangan bunga duka berjejer rapi di halaman rumah. Sementara itu, tak henti-hentinya isak tangis menyelimuti kediaman almarhum, seakan saling bersahutan antara jeritan kesedihan satu dengan yang lain. Keesokan harinya Sabtu (20/3/2021), pemandangan tak biasa dipertontonkan masyarakat Koltim. Tanpa komando dan arahan dari siapapun, bendera setengah tiang berjejer di tiap-tiap halaman rumah, demi memberi penghormatan kepada almarhum bupati. Tak hanya itu, beberapa kelompok masyarakat berkumpul membuat barisan memanjang di tepi jalan, sembari menunggu rombongan pengantar jenazah bupati melintas menuju ke Kabupaten Kolaka untuk dimakamkan. Saat rombongan lewat dengan bunyi sirene mobil ambulans dan lantunan pukulan gong kedukaan khas adat Tolaki, isak tangis masyarakat tak henti-hentinya bergema. Berbagai macam reaksi timbul, ada yang hanya pasrah bersedih, lalu ada warga mengabadikan mobil jenazah melalui rekaman video.
-
Masyarakat melepas kepergian jenazah bupati Koltim menuju pemakaman. Foto: Iwal/Rakyat Sultra..  Dalam beberapa momen, masyarakat di tepi jalan, baik dari sisi kanan maupun kiri, berusaha menyentuh ambulans pembawa jenazah almarhum. Mobil itu bahkan sempat berhenti, lantaran tak mampu membendung ramainya masyarakat yang tengah berduka. Salah satu warga yang berduka, Lasara mengaku bahwa Bupati Samsul Bahri semasa hidupnya merupakan sosok yang sangat dekat dengan rakyatnya. Dari segi pembawaan, almarhum sangat baik dan ramah kepada siapapun. "Serasa tak percaya. Kami rakyat Koltim menyayangimu, kami masih ingin Koltim dipimpin olehmu. Engkau pemimpin baik, pemimpin yang kami rindukan, tapi Allah lebih sayang padamu. Bendera setengah tiang ini untuk bupatiku," ucapnya. Warga lainnya di Desa Keisio, Kecamatan Lalolae, Ahmad Said, mengungkapkan bahwa Samsul Bahri merupakan panutan bagi masyarakat. Ia pun yakin, kesedihan yang dirasakannya, menjadi kesedihan masyarakat Koltim. "Sang merah putih setengah tiang kami persembahkan kepadamu. Denyut jantung masyarakat Keisio sesaat terasa berhenti melihat kendaraan yang membawa jenazah almarhum melintas. Namun apalah daya yang maha kuasa berkehendak. Semoga amal ibadahmu diterima di sisi-Nya," kata Ahmad. (p1/b/aji) 

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB