Bupati dan Wabup Koltim saat memimpin rapat. Foto: Iwal/Rakyat Sultra.
TIRAWUTA - Bupati Kolaka Timur (Koltim), Samsul Bahri dalam rapat bersama pejabat eselon II beberapa waktu lalu, mengatakan bahwa masyarakat saat ini sangat membutuhkan adanya perubahan yang nyata dari segala bidang.
Demi menyahuti keinginan masyarakat, bupati secara tegas menuntut kepada seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta camat untuk meningkatkan kinerja dalam membangun daerah.
"Kita semua harus bahu-membahu dalam mewujudkan cita-cita daerah yang sudah tertuang dalam visi dan misi SBM, sehingga kadis dan camat harus punya semangat yang tinggi dalam membangun Koltim yang kita cintai ini," ucapnya.
Sebagai langkah awal, orang nomor satu di Koltim itu, menyampaikan bahwa dalam tiga bulan ke depan, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Koltim, harus diselesaikan, sehingga bisa sejalan dengan visi misi SBM.
Kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Koltim dan seluruh OPD terkait, harus mengedepankan percepatan penanganan Covid-19, terutama pencegahan agar terus disosialisasikan kepada masyarakat. Anggaran yang digunakan juga harus efisien dan tepat sasaran.
Kemudian aspirasi masyarakat terkait adanya jalan rusak, Dinas PU harus peka dalam menyusun rencana kerja, terutama di beberapa kecamatan seperti Uluiwoi dan Ueesi. Tentunya harus disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah.
Masalah pertanian tak kalah penting. Olehnya itu, bupati telah mencanangkan untuk adanya program bincang-bincang dengan petani, sehingga keluhan masyarakat, contohnya terkait kondisi tanah, ketersediaan pupuk, hingga pemasaran produk dapat diterima dan didiskusikan.
"Para camat harus jaga wilayahnya. Jangan suka meninggalkan tempat, harus sering-sering bekerja di wilayahnya, biar masyarakat tenang. Saya bersama Wabup ibu Merya, membutuhkan niat dan semangat yang tinggi, bukan kerja seadanya terus laporannya asal atasan senang saja," tutup bupati. (p1/b/aji)