Ilustrasi tanaman tebu
RUMBIA - Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, yang dipimpin oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian, Ir Muhammad Siarah MSi bertekad menghasilkan tanaman tebu yang berkualitas.
Untuk mencapai target tersebut, dinas pertanian Bombana rencana bekerja sama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Muhammad Siara menjelaskan, potensi pengembangan tanaman tebu di Bombana ke depan sangat potential, karena didukung dengan ketersediaan lahan yang cukup dan memenuhi syarat teknis untuk pengembangan tanaman tebu.
"Kami mencoba untuk meningkatkan SDM petani tebu melalui bimbingan teknis (bintek-bintek) yang dilakukan bersama BPTP provinsi," ujarnya.
Siara mengharapkan para petani sebagai pelaku utama, dapat memiliki ketrampilan yang baik untuk membudidayakan tanaman tebu dengan baik.
"Kami harapkan para penyuluh pertanian yang ada di lapangan lebih profesional dalam mengawal dan mendampingi petani di lapangan," kata Siara.
Dia bilang, bimtek budi daya tanaman tebu yang dilakukan belum lama ini, menghadirkan pemateri peneliti dari BPTP Provinsi Sultra, Ir Agus Salim MP. Salah satu inti materi yang dibawakan adalah besarnya kapasitas gula yang dibutuhkan oleh masyarakat setiap hari.
Agus memaparkan, kebutuhan gula semakin hari semakin meningkat sekalipun di Kabupaten Bombana telah disuplai dari pihak perusahan PT Jhon Lin.
"Dalam budidaya tanaman tebu dimulai dari persiapan lahan, perencanaan waktu tanam dan masa tebang, cara memupuk, pemilihan varietas dan pemilihan bahan bibit tanam, pengenalan hama dan penyakit, pengairan dan pemeliharaan tanaman, hingga panen dan penanganan pasca panen, " jelasnya.
Agus berharap, dengan peningkatan SDM, petani tebu ini dapat menghasilkan tebu yang berkualitas. (din/aji)