IP2MAG saat berjualan di poros Kelurahan Atula, Ladongi. Foto: Iwal/Rakyat Sultra. Foto: Iwal Taniapa/Rakyat Sultra.
TIRAWUTA - Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Anak Gunung (IP2MAG), salah satu organisasi yang berasal dari Desa Gunung Jaya, Kecamatan Dangia, melakukan aksi amal sebagai bentuk kepedulian terhadap korban gempa di Sulawesi Barat (Sulbar).
Riki Raharja selaku Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Anak Gunung (IP2MAG), dikonfirmasi Kamis (21/1/2021) menjelaskan, penggalangan dana yang dilakukan bersama teman-temannya dilakukan dengan menjual camilan di pinggir jalan.
"Kami menjual kemarin itu, awalnya di pinggir jalan Pasar Gunung Jaya, setelah itu kami pindah di jalan poros Kelurahan Atula, Kecamatan Ladongi. Dana untuk jualan itu dari kami internal IP2MAG," ujar Riki.
Demi menarik hati para dermawan, anggota IP2MAG membentang spanduk bertuliskan peduli gempa Sulbar. Mereka kemudian membagi tugas. Perempuan membuat makanan dan dikemas, sementara itu laki-laki menjualnya untuk pengguna jalan yang melintas.
Aneka jualan bermacam-macam, antara lain es buah dijual dengan harga lima ribu rupiah pergelas, kripik dua ribu dan onde-onde seribu rupiah. Kata Riki, semua itu habis terjual dalam sehari.
Setelah berjualan seharian, kemudian dihitung omzet sekira dua juta rupiah lebih. Uang itu lalu dikirim melalui rekening salah satu relawan di Sulbar, untuk dibelanjakan kembali dalam bentuk barang sesuai keperluan korban gempa.
Riki berdoa agar bencana serupa tidak terjadi lagi di Sulbar. Korban gempa juga diharapkan agar selalu sabar dan kuat secara batin dalam menghadapi cobaan, serta senantiasa menjaga kesehatan.
"Saya mengajak kepada masyarakat, khususnya pemuda untuk ikut membantu saudara-saudara kita di Sulbar. Dukungan dan bantuan kita, walaupun kecil sangat dibutuhkan oleh korban gempa disana," tutup Riki. (p1/b/aji)