3. Bayi Musim Gugur (September, Oktober, November)
Bayi yang lahir di musim gugur cenderung memiliki tingkat depresi terendah, terutama mereka yang lahir di bulan November. Mereka juga lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami gangguan bipolar. Kekurangannya, individu yang lahir di musim gugur cenderung lebih mudah tersulut emosi atau mudah marah.
4. Bayi Musim Dingin (Desember, Januari, Februari)
Musim dingin memiliki tantangan tersendiri. Mereka yang lahir di musim ini dilaporkan memiliki risiko lebih tinggi terhadap depresi, skizofrenia, dan bipolar. Namun, kabar baiknya, bayi musim dingin lebih sabar dalam mengelola rasa marah dan lebih sensitif.
Menariknya, sebuah studi kecil pada 300 selebriti di tahun 2015 menemukan bahwa mereka yang lahir di bulan Januari dan Februari lebih kreatif serta berpikir “di luar kebiasaan” (out-of-the-box thinkers).
Genetik, Lingkungan, dan Pengalaman Tetap Jadi Penentu Utama
Walau penelitian menunjukkan adanya korelasi antara bulan kelahiran dan kepribadian, para ilmuwan menegaskan bahwa genetika dan lingkungan memiliki pengaruh yang jauh lebih besar dalam membentuk siapa diri kita.
Meski menarik untuk percaya bahwa musim kelahiran bisa menentukan kepribadian, sains menunjukkan bahwa hubungan tersebut lebih bersifat korelasi daripada penyebab langsung. Bulan lahir kamu mungkin memberi sedikit pengaruh, tetapi yang paling membentuk kepribadian tetaplah bagaimana kamu tumbuh, belajar, dan beradaptasi dalam kehidupan.