Kontor DPRD Bombana Disegel
RUMBIA, RSONLINE - Aliansi Pemuda Pemerhati Demokrasi (AP2D) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyegel kantor DPRD Bombana, Rabu (28/9). Penyegelan dilakukan karena saat menyampaikan aspirasi di gedung wakil rakyat itu, tak ada anggota dewan yang menerima mereka.
Salah seorang masa aksi, Samsul Rijal mengatakan, kedatangan mereka ke kantor DPRD Bombana untuk menyampaikan aspirasi.
“Saya sesalkan sikap anggota dewan ini, mereka yang seharusnya bisa menyelesaikan masalah kami, malah mereka tidak tahu kemana," tuturnya.
Dia menambahkan, mereka kesal dengan sikap anggota dewan. Padahal, para wakil rakyat itu merima gaji secara berkesinambungan.
“Kami datang disini untuk menyampaikan sikap yang dilakukan Pj Bupati Bombana, Siti Saleha yang merombak ULP (Unit Layanan Pengadaan). Kami minta kepada dewan untuk menindak lanjuti masalah ini. Dalam aturan sudah jelas bahwa seorang Pj itu tidak bisa merombak struktur yang sudah ditetapkan sebelumnya kecuali itu emergency," katanya.
Salah seorang staf DPRD Bombana yang enggan disebutkan namanya mengatakan, tidak ada anggota DPRD Bombana yang menerima karena mereka reses.
“Anggota DPR lagi reses pak, jadi mereka semua tidak ada dikantor,” tuturnya. (RS)