Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan baru akan digelar 2018 mendatang, namun suhu politik sudah memanas. Apalagi dalam pilkada mendatang tidak ada lagi incumbent, karena Nurdin Abdullah sebagai bupati dua periode sudah tidak bisa mencalonkan diri lagi.
Jabal Nur lahir dan besar di bantaeng, kemudian kuliah di unhas makassar. Sebagai seorang putra daerah, dia ingin berbakti untuk daerah. Salah satu nya dengan langkah politik, maju sebagai bupati. " Dulu saya pernah maju, itu akan saya jadikan modal dan pelajaran berharga untuk maju kembali di 2018." ujar Jabal beberapa waktu lalu .
Menurut Jabal, Bantaeng Merupakan daerah kecil yg enak di tata, punya harapan bantaeng kedepan tidak jauh beda dengan singapura sebagai kota jasa yg maju.
Bantaeng bisa menjadi kota jasa dari semua sektor, baik itu sebagai jasa industri dengan ada nya kawasan industri, Jasa pariwisata dan juga tidak lupa sektor andalan pertanian, peternakan, kelautan serta perikanan yang di sentuh dengan inovasi- inovasi .
Nantinya kemajuan teknologi akan dengan serta merta bisa di sinkronkan dengan potensi daerah. " Saya yakin bantaeng ke depan akan bisa lebih maju dari kondisi apa yang ada sekarang, era informasi yg cepat akan se iring dengan kemajuan bantaeng" . Ujarnya ( Rs)