nasional

RENUNGAN JUM'AT : Menyerupai Binatang

Jumat, 15 April 2016 | 13:41 WIB
H.Abdul Haliq

Oleh H.Abdul Haliq KETIKA kita membuka media sosial, sering kita jumpai beberapa foto atau pose, yang penampakannya tidak nyaman untuk dipandang. Pada umumnya pose itu dilakukan kaum hawa, baik itu dilakukan remaja maupun yang sudah dewasa,  dan tidak sedikit pose seorang ibu yang menjulurkan lidahnya diikuti oleh anaknya yang duduk tepat disampingnya. Pose ini biasa disebut dengan selfie, kegiatan yang ini biasanya digemari para remaja,  dan tanpa mau ketinggalan orang tua pun banyak yang melakukannya. Entah mengapa hal ini kian menjadi trend, seperti halnya budaya yang terus dikembangkan. Termasuk berbagai macam gaya berselfie-pun beraneka ragam. Pose dengan menjulurkan lidah ternyata menyerupai peringai binatang (red,Anjing), Ya, Anda tentu sudah tahu hewan yang dagingnya diharamkan dalam Islam ini bukan?  Nah, apakah Anda tahu mengapa anjing selalu menjulurkan lidahnya? Ada tiga alasan seekor anjing menjulurkan lidah, saat anjing itu kehausan, kepanasan atau anjing tersebut sedang memberi tanda bahwa ia 'minta' (disetubuhi) sang pejantan ketika ia sedang (maaf, birahi) hal ini dilakukan oleh anjing betina. Jika kita kaitkan dengan orang-orang yang senang berselfie, terutama gaya menjulurkan lidah, juga menandakan ada tiga kemungkinan ia melakukan hal itu. Bisa jadi ia kehausan, kepanasan atau bagi seorang wanita sedang memberi kode pada lelaki. Mengapa demikian ? Abu Hurairah, menjelaskan dalam suatu hadist, dalam suatu kesempatan, Rasulullah SAW bersabda, “Jika seseorang dari kamu sujud, maka janganlah ia turun sujud sebagaimana mendekamnya onta. Hendaklah ia meletakkan kedua tangannya sebelum kedua lututnya.” Serta hadist yang lain Rasulullah SAW bersabda tentang seseorang yang menyerupai kebiasaan suatu kaum. Dari Ibnu Umar berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk golongan mereka,” (HR. Abu Dawud, Al-Libas, 3512. Al-Albany berkata dalam Shahih Abu Dawud, Hasan Shahih no. 3401) Hadist yang pertama dengan sangat jelas bahwa seorang muslim dilarang meniru perilaku binatang ketika shalat. Dan pada hadis yang kedua Rasulullah SAW menyatakan apabila kita mengikuti, meniru kebiasaan atau perilaku suatu kaum maka kita termasuk golongan atau bagian dari kaum tersebut. Jadi, apa hubungannya? Tentulah, hadist tersebut mengisyaratkan dilarangnya seseorang meniru perilaku binatang. Salah satunya menjulurkan lidah. Sebab, perbuatan itu selalu dilakukan oleh anjing, dan tentu kita tidak mungkin mau jika disamakan dengan anjing bukan? Kita tentulah sangat bersyukur sebagai mahluk hidup yang sempurna karena telah diberi akal oleh Allah Swt, untuk berpikir. Jika memang kita adalah pemikir yang baik, maka kita tidak akan mungkin melakukan sesuatu seperti apa yang dilakukan oleh binatang. Tentu, menjadi hal yang tidak pantas jika kita mengikuti perilaku binatang, yang pada dasarnya hanya mengikuti naluri dan hawa nafsu semata. Oleh sebab itu, sebagai makhluk yang berakal dan memiliki keimanan terhadap Allah SWT, sudah selayaknya kita tidak melakukan hal yang hina itu. Terutama bagi kaum wanita, akan terlihat rendah sekali harga diri Anda jika berselfie dengan gaya demikian. Sudah selayaknya kita menjaga kehormatan diri, sebagai manusia yang dijadikan khlifah di muka bumi, panutan makhluk-makhluk lain yang berada di alam semesta ini. Wallahu ‘alam. **

 

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB