nasional

Lindungi Masyarakat dari Judol dan Pinjol Ilegal, Bank Sulselbar Kerja Sama BI Sulsel Edukasi CBP Rupiah

Jumat, 26 September 2025 | 09:00 WIB
Kerja Sama Bank Sulselbar dan Bank Indonesia Perwakilan Sulsel edukasi CBP Rupiah.

 

Jakarta,RakyatSultra.id-       Bank Sulselbar menunjukkan komitmen melindungi masyarakat dari ancaman praktik keuangan ilegal. Termasuk melawan aktivitas judi online alias judol, pinjaman online (pinjol) ilegal, serta peredaran uang palsu.

PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Bank Sulselbar) bersama Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan resmi menandatangani Pernyataan Bersama Kemitraan Strategis.

 

Kolaborasi ini ditujukan untuk memperkuat edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah, sekaligus melindungi masyarakat dari ancaman praktik keuangan ilegal.

Penguatan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah menjadi bagian dari upaya nyata dalam menjaga ketahanan sistem pembayaran nasional dan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.

Setidaknya ada tiga aspek utama dalam program CBP Rupiah. Ketiga aspek program CBP Rupiah yakni, Cinta Rupiah dengan merawat dan menggunakannya secara bijak, Bangga Rupiah sebagai identitas bangsa, serta Paham Rupiah dengan memahami fungsi dan peran Rupiah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Tantangan Keuangan di Sulsel

Di sisi lain, praktik keuangan ilegal terus menjadi ancaman. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mencatat lebih dari 1.000 entitas keuangan ilegal, termasuk pinjol ilegal, telah diblokir.

Sebelumnya, Satgas PASTI juga melaporkan 8.271 pinjol ilegal di Sulsel telah berhasil ditutup. Angka ini menunjukkan urgensi perlindungan masyarakat melalui literasi keuangan yang lebih kuat dan terarah.

Peran Bank Sulselbar dan Agen Agangku

Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Sulselbar memiliki jaringan Agen Agangku yang tersebar hingga ke pelosok Sulawesi Selatan dan Barat. Agen Agangku berfungsi bukan hanya sebagai perpanjangan tangan layanan perbankan digital, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat mengenai keaslian Rupiah, cara merawat uang yang layak edar, hingga bahaya penggunaan jasa keuangan ilegal.

Direktur Operasional & TI Bank Sulselbar, Iswadi Ayub, menegaskan sinergi ini akan membawa dampak nyata bagi masyarakat.


“Bank Sulselbar berkomitmen terus mendukung upaya Bank Indonesia dalam menjaga ketahanan sistem pembayaran serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai Rupiah. Melalui jaringan Agen Agangku yang luas dan dipercaya masyarakat, kami ingin memastikan literasi keuangan dapat semakin merata, sekaligus melindungi masyarakat dari bahaya peredaran uang palsu, judi online, dan pinjaman online ilegal,” ujar Iswadi Ayub.

Harapan Bank Sulselbar

Bank Sulselbar dan Bank Indonesia Sulsel berharap sinergi ini dapat:

Halaman:

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB