nasional

Rocky Gerung Sebut Prabowo Belum Radikal Copot Orang-orang Jokowi di Kabinet

Rabu, 10 September 2025 | 09:56 WIB
Rocky-gerung

 

Jakarta,RakyatSultra.id-  Pengamat politik Rocky Gerung menilai Presiden Prabowo Subianto belum melakukan perombakan kabinet secara radikal dengan mencopot seluruh orang-orang yang dianggap proksi Presiden ke-7 Joko Widodo.

 

“Pasti akan ada radikal break, yang saya pakai istilah itu yang tentu dimaksud adalah perubahan besar-besaran,” kata Rocky dikutip dari YouTube Rocky Gerung Official, Selasa (9/9/2025).

 

Menurutnya, reshuffle kabinet yang dilakukan Prabowo memang mengarah pada perubahan, namun belum sepenuhnya radikal.

“Dan di kabinet sebenarnya hari ini sebetulnya semacam radikal break. Tetapi orang sebetulnya menganggap bahwa ini belum radikal. Walaupun ada break,” ujarnya.

 

Rocky mencontohkan masih adanya kader Golkar yang tetap menduduki kursi strategis. Ia menyebut nama Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, yang tetap menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.

“Karena ya orang masih hitung Golkar berapa banyak di situ. Kok Bahlil enggak diganti misalnya,” ucap Rocky.

Ia menegaskan, kondisi bisa disebut radikal apabila Prabowo berani mencopot posisi-posisi kunci yang selama ini dianggap proksi Jokowi.

“Kan jadi radikal kalau misalnya, posisi-posisi kunci itu, yang dianggap proksinya presiden, mantan Presiden Jokowi itu yang diganti. Itu namanya radikal break,” jelasnya.

 

Namun, Rocky menambahkan, reshuffle kali ini justru memperkuat posisi Golkar di kabinet.

“Tapi kalau kita hitung kuantitatif ya, empat menteri yang baru justru datang dari Golkar juga,” katanya.

Rocky juga menyebut Bahlil masih dikenal sebagai pendukung Jokowi.

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB