Jakarta,RakyatSultra.id- Peneliti Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saidiman Ahmad menduga bahwa Sri Mulyani Indrawati mundur dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan di Kabinet Prabowo Subianto, bukan diganti.
Hal itu menurutnya berkaitan dengan peristiwa penyerangan dan penjarahan di kediaman pribadi Sri Mulyani di kawasan Bintaro beberapa hari lalu.
"Sri Mulyani, saya duga, tidak diganti, tapi minta diganti. Mungkin karena idealismenya mulai sangat terganggu oleh kebijakan negara yang tidak masuk akal," ujar Saidiman.
Ia menambahkan, peristiwa perusakan dan penjarahan rumah pribadi Sri Mulyani menjadi salah satu pemicu kekecewaan.
"Negara tidak bisa melindungi propertinya yang dijarah hanya salah satu pemicu kekecewaannya saja," ucapnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan pada Senin (8/9/2025). Ia ditunjuk menggantikan Sri Mulyani Indrawati.
Sebelum dilantik, Purbaya menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) selama lima tahun sejak 3 September 2020 berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 58/M Tahun 2020