nasional

88 Ribu ASN Baru Kemenag Mulai Bekerja, Nasaruddin Ingatkan Peran Penjaga Moral Bangsa

Selasa, 15 Juli 2025 | 09:14 WIB
Sebanyak 88 ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) baru Kemenag resmi mulai bekerja, Senin (14/7). (istimewa)

Jakarta,RakayatSultra.id Sebanyak 88 ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) baru Kemenag resmi mulai bekerja. Diawali dengan Latihan Dasar dan Orientasi yang digelar di Jakarta (14/7). Menag Nasaruddin Umar mengatakan dalam menjalankan kerjanya, ASN Kemenag bakal banyak cobaan saat bekerja.

Total ASN baru Kemenag berjumlah 88.676 orang. Terdiri dari 17.221 orang CPNS dan 71.455 orang PPPK. Mereka melakukan Latihan Dasar dan Orientasi dengan berkumpul di titik-titik lokasi pelatihan. Seperti di kantor Kemenag pusat, provinsi, kabupaten atau kota, Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN), Balai Diklat Keagamaan, Loka Diklat Keagamaan, dan Asrama Haji.

Kegiatan itu dibuka langsung oleh Menag Nasaruddin Umar. Dia mengatakan, menjadi ASN di Kemenag adalah sebuah tugas yang sangat mulia dan harus bertanggung jawab. “Karena kita tidak hanya terikat oleh aturan formal. Tetapi juga oleh posisi kita sebagai pelayan masyarakat dan menjaga moral bangsa,” ujar Nasaruddin.

Dia mengatakan ASN Kemenag harus bisa menjaga perilaku sehari-hari. Bahkan dari pakaian yang digunakan. Dia mengatakan ASN Kemenag menggunakan celana pendek itu sudah terlihat aneh. Kemudian menggunakan jins di masjid juga terlihat menggelikan. Apalagi kalau sampai ditunjuk jadi imam.

Dia mengibaratkan Kemenag sebagai kain putih. Sehingga membuat noda hitam kecil akan terlihat sangat mencolok daripada kementerian lain. Menurutnya, masyarakat memiliki ekspektasi tinggi terhadap ASN Kemenag yang dianggap sebagai sosok tidak tercela layaknya malaikat.

Imam Besar Masjid Istiqlal itu menilai ASN Kemenag tidak cukup hanya menjalankan nilai-nilai ASN pada moto Ber-AKHLAK (Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif). Nasaruddin menekankan perlunya nilai tambahan yang ia sebut sebagai ISTIQAMAH sebagai panduan moral ASN Kemenag.

“ISTIQAMAH ini punya makna luas," katanya. Yaitu singkatan dari Ikhlas, Sabar, Tawadhu, Istiqomah, Qanaah, Amanah, Mutawasit (moderat), Adab, dan Al-Hilm. Dia menjelaskan bahwa Al-Hilm adalah sifat Tuhan yang menunjukkan keceriaan dan keteduhan dalam segala situasi. Sifat ini yang harus diteladani ASN Kemenag dalam melayani umat beragama dan bangsa. Nasaruddin mengatakan beban kerja ASN Kemenag yang menurutnya tidak hanya berlaku pada jam kantor. Tetapi sepanjang waktu.

Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kemenag Ali Ramdhani menyebutkan tiga agenda Utama kegiatan pelatihan. Pertama adalah sikap dan perilaku bela negara. Kedua yaitu nilai-nilai dasar ASN. Dan ketiga peran ASN dalam mendukung SMART Government. Kegiatan ini melibatkan narasumber dan fasilitator dari unsur widyaiswara (WI) internal Kemenag, WI eksternal dari Kementerian atau lembaga lain, pejabat struktural Kemenag, BKN, LAN, praktisi, akademisi, serta panitia penyelenggara.

Dia berpesan bahwa penghargaan tertinggi bagi seorang abdi negara bukan diukur dari apa yang diterima. Tetapi dari sejauh mana ia mampu berkembang dan memberi dampak positif bagi agama, bangsa, dan negara. "Kerja Cerdas, Kerja Keras, Kerja Tuntas adalah ciri khas ASN Kementerian Agama," tegasnya.

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB