nasional

29 WNI yang Dievakuasi dari Iran Diterbangkan dari Azerbaijan Hari Ini, KBRI di Jazirah Arab Siapkan Contingency Plan

Selasa, 24 Juni 2025 | 08:48 WIB
 

Jakarta,RakyatSultra.id Warga negara Indonesia (WNI) yang berhasil dievakuasi dari Iran akhirnya dipulangkan ke Tanah Air. Pada tahap awal, 29 WNI diterbangkan dari Baku, Azerbaijan, pada Senin (23/6) sore waktu setempat.

“Mereka dijadwalkan akan tiba di Bandara Soetta besok Selasa, 24 Juni, sore hari,” ujar Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Judha Nugraha saat dikonfirmasi pada Senin (23/6).

Selanjutnya, pemulangan WNI lainnya akan tiba bertahap selama Rabu-Kamis. Untuk diketahui, pada proses evakuasi WNI tahap pertama dari Iran, ada 96 WNI dan 1 WNA yang berhasil dikeluarkan dari negara yang tengah berkonflik tersebut.

Mereka dievakuasi pada Jumat (20/6) ke arah Utara menuju Baku, Azerbaijan sebelum dipulangkan ke Indonesia.

Di sisi lain, sejumlah Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Timur Tengah telah mengeluarkan imbauan untuk WNI menyusul kian memanasnya konflik Israel-Iran.

Khususnya, usai keterlibatan Amerika Serikat (AS) dan deklarasi Rusia yang berniat ikut terlibat dalam konflik tersebut.

KBRI di Manama, Bahrain salah satunya. KBRI meminta WNI di Bahrain meningkatkan kewaspadaan. Kemudian, WNI juga diimbau untuk menyiapkan dokumen-dokumen penting, salinan paspor, maupun salinan kontrak kerja.

Mereka turut diminta segera melakukan lapor diri lewat situs peduliwni.kemlu.go.id. “WNI diminta untuk menghubungi hotline pada nomor +973 3879 1650 dan +973 3973 7478 apabila dihadapkan pada kondisi darurat,” tulis KBRI Bahrain.

Pemberitahuan yang sama juga disampaikan oleh KBRI Kuwait. Posisi geografis Kuwait yang bertetangga dengan sejumlah negara yang punya pengaruh terhadap dinamika politik serta keamanan regional, menyebabkan Kuwait pada posisi yang sangat rentan terdampak perkembangan tersebut, termasuk kemungkinan terjadinya perang.

Oleh sebab itu, untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi akibat memburuknya kondisi stabilitas keamanan di Kuwait, dan menjamin keselamatan dan keamanan WNI serta Perwakilan RI di Kuwait City, KBRI Kuwait mengambil langkah-langkah antisipatif dan strategis.

Di antaranya dengan membuat rencana Kontijensi (Contingency Plan). Rencana Kontijensi ini diharapkan dapat memberikan gambaran langkah dan prosedur yang perlu diambil dalam upaya penyelamatan WNI, dengan penjabaran dan tindak lanjut dari kondisi normal sampai dengan siaga I.

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB