Isu keterkaitan ijazah mantan Presiden Joko Widodo alias Jokowi dengan pasar Pramuka kini menjadi pembahasan.
Apalagi, kabar menyebut ijazah Jokowi yang disinyalir palsu itu disebut-sebut dibuat di Pasar Pramuka ini pada tahun 2012 silam.
Salah satu pemilik akun di media sosial X @ArtaN7707, bertanya-tanya terkait pasar Pramuka ini.
Baca juga:
Bagikan Video saat Pasar Pramuka Terbakar Hebat, Dokter Tifa: Mulyono, Larilah Sekarang!
“Ijazah palsu Jokowi dibuat di Pasar Pramuka tahun 2012,” tulis akun tersebut dikutip Jumat (20/6/2025).
“TPUA melaporkan ijazah palsu Jokowi ke Polda Metro Jaya pada November 2024,” ungkapnya.
Mengingat pasar Pramuka disebut mengalami kebakaran pada tanggal 02/12/2024 silam.
Baca juga:
Umar Hasibuan Menyesal Pernah Terpesona Jokowi: Untunglah Saya Cepat Siuman
Ini pun menimbulkan kecurigaan, dimana ada indikasi untuk melakukan pemusnahan barang bukti di TKP.
“Pasar Pramuka terbakar tanggal 02/12/2024,” sebutnya.
“Ada pemusnahan bukti TKP?,” tanyanya.
Sebelumnya, Politisi PDIP, Beathor Suryadi menyebut pernah melihat dokumen asli Jokowi.
“Andi belum sadar kalau yang ia lihat itu cetakan 2012. Itu digunakan untuk keperluan Pilgub DKI,” ujar Beathor.
Beathor juga menuding proses pencetakan ijazah dilakukan secara diam-diam di kawasan Pasar Pramuka, Jakarta Pusat, oleh tim relawan Jokowi yang berasal dari Solo.
Ia menyebut sejumlah nama seperti David, Anggit, dan Widodo, serta kolaborator dari PDIP DKI, termasuk Dani Iskandar dan Indra.