nasional

Menjadi Ketua Badan Pembina Yayasan Pendidikan Fajar Ujungpandang, Deniari: Akses Pendidikan yang Fleksibel  

Minggu, 20 April 2025 | 20:00 WIB
Deniari Alwi Hamu, SE., MM

 

MAKASSAR, Rakyatsultra.id - Regenerasi berlangsung di Yayasan Pendidikan Fajar Ujungpandang. Yayasan yang saat ini mengelola empat lembaga pendidikan dan satu lembaga pelatihan tersebut, telah melakukan perubahan di struktur badan pembina dan badan pengawas.

Deniari Rachma Alwi, SE, MM disepakati menjadi Ketua Badan Pembina, menggantikan H.M. Alwi Hamu yang meninggal dunia pada 18 Januari 2025. Sebagai ketua badan pengawas, ditetapkan H. Zulkifli Gani Ottoh, SH, dan ketua badan pengurus, Dr. Muhammad Ridwan Arif, SE, MAF, Ak, CA.

Perubahan ini membawa semangat mengembangkan dunia pendidikan ke depan yang sangat dipengaruhi oleh dinamika global, perkembangan teknologi, perubahan sosial, dan kebutuhan masyarakat.

Ketua Badan Pembina, Deniari Rachma Alwi mengharapkan lembaga pendidikan di bawah Yayasan Pendidikan Fajar, memperhatikan arah pendidikan yang semakin inklusif, yakni pendidikan yang memperhatikan potensi setiap individu, kebutuhan khusus, dan keberagaman. Juga memperhatikan perkembangan sistem pendidikan dengan pemanfaatan teknologi digital sehingga akses pendidikan bisa semakin luas dan fleksibel.

Deniari juga mengharapkan penekanan pendidikan yang berbasis skill individu, misalnya  keterampilan kolaborasi, pemecahan masalah, pemikiran kritis, dan adaptif menghadapi tantangan di masa depan. Dengan mengadaptasi pendekatan-pendekatan tersebut, diharapkan dapat memberikan kesempatan yang lebih luas dan kualitas pembelajaran yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Yayasan Pendidikan Fajar Ujungpandang saat ini mengelola empat lembaga pendidikan, yakni Universitas Fajar, Institut Bisnis dan Keuangan Nitro, Politeknik NSC Surabaya, dan Sekolah Islam Al-Izhar Cendekia Makassar, serta sebuah lembaga pelatihan yaitu Bisnis Manajemen Institut. Keempat lembaga pendidikan ini terus berinovasi dan mengikuti tren pendidikan berdasarkan kebutuhan modern dan masuk kategori sebagai lembaga pendidikan terbaik untuk masing-masing klasifikasi.

Universitas Fajar Makassar yang dipimpin Dr. Muliyadi Hamid, M.Si selaku rektor saat ini berhasil menduduki peringkat tiga sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Terbaik di Sulawesi Selatan, versi lembaga pemeringkat perguruan tinggi  internasional Webometrics pada Februari 2024. Juga peringkat ke-239 secara nasional untuk seluruh perguruan tinggi, termasuk PTN. Selain itu, Unifa juga berhasil memperoleh Anugerah Kelembagaan Silver Winner dari Menteri Dikbud Ristek sebagai Perguruan Tinggi Pelaksana Hibah PKKM Liga 3 secara nasional tahun 2023.

Universitas Fajar saat ini mengelola tiga fakultas, yakni Fakultas Ekonomi dan Ilmu-Ilmu Sosial, Fakultas Teknik, dan Fakultas Pascasarjana. Setiap fakultas dan program studi di Universitas Fajar dirancang untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang memicu potensi dan mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi dunia kerja yang dinamis.

Institut Bisnis dan Keuangan (IBK) Nitro Makassar, saat ini dipimpin Dr. Mohammad Hatta Alwi, SE, M.Si sebagai rektor. Lembaga ini mengelola dua fakultas, yakni Fakultas Bisnis dan Keuangan yang mengelola pendidikan level sarjana dan Fakultas Pascasarjana yang meliputi program magister dan doktoral.

Politeknik NSC Surabaya dipimpin Eko Tjiptojuwono, SE, MM, M.T.Par selaku direktur. Politeknik ini merupakan perguruan tinggi swasta di Surabaya yang menyelenggarakan Pendidikan Vokasional yang terdiri Program Diploma Tiga (D3) Jurusan Teknologi Komputer, Perhotelan, Administrasi Bisnis, dan Akuntansi, serta Diploma Empat (D4) Jurusan Manajemen Pemasaran Internasional dan Pengelolaan Perhotelan. Politeknik ini cukup dipercaya menyelenggarakan berbagai pelatihan untuk peningkatan skill di Surabaya.

Sedangkan untuk pendidikan Dasar, Menengah, dan Atas, Yayasan Pendidikan Fajar Ujungpandang mengelola Sekolah Islam Al-Izhar Cendekia Makassar yang saat ini berlokasi di Graha Pena Makassar. Sekolah ini merupakan salah satu pendidikan Islam terbaik dengan akredistasi A. Misalnya untuk Sekolah Menengah Atas dan Pendidikan PAUD, sementara Tingkat Penddikan Sekolah Dasar (SD) dan Menengah Pertama (SMP) didorong untuk segera melakukan Reakreditasi guna mendapatkan Areditasi “A”.

Untuk lembaga pendidikan dalam lingkup Yayasan Pendidikan Fajar, Deniari juga menekankan konsep pendidikan yang kian memperhatikan keberagaman perspektif, nilai, dan budaya. Dengan demikian, siswa dan mahasiswa akan dapat menghargai dan memahami perbedaan-perbedaan, serta menjadi warga global yang toleran dan inklusif.

“Tentunya ini tidak terlepas dari titipan dan amanah dari Almarhum H. M. Alwi Hamu selaku pendiri dari Yayasan Pendidikan Fajar yang bercita-cita dan menginginkan Yayasan Pendidikan Fajar ini entah itu Universitas Fajar, Institut Bisnis dan Keuangan Nitro, Politeknik NSC, Bisnis Manajemen Institut serta Sekolah Islam Al-Izhar Cendekia, tetap eksis dan hidup 1.000 tahun  ke depan dengan memegang teguh motto “Kerja Keras, Tumbuh Bersama dan Besar dalam Kebersamaan,” ujar Deniari sambil terdiam sejenak mengenang titipan mendiang H. M. Alwi Hamu.is

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB