KENDARI, rakyatsultra.id - Pelaku usaha ekonomi kreatif (ekraf) belajar membuat tas dengan dasar tenun serta dikenalkan dengan bahan, cara membuat pola, menghitung pola, dan merakit pola.
Pelaku usaha ekonomi kreatif berjumlah sepuluh orang dan berasal dari kabupaten/kota Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Para pelaku usaha ekraf ini bergerak di sub sektor kriya dan memiliki dasar bisa menjahit.
Dalam pembuatan tersebut mereka belajar langsung di Sanggar Berani Usaha (SBU) Yogyakarta sebagai Lembaga Pelatihan Keterampilan Kewirausahaan.
Kegiatan ini berlangsung selama enam hari, mulai 10 hingga 15 Juni 2023.
Kabid Pengembangan Ekraf Dinas Pariwisata (Dispar) Sultra Syamsinar mengatakan, keunggulan dari SBU Yogyakarta adalah bisa mengajarkan kepada para pelaku usaha untuk berani membuka usaha sendiri.
“Mentor yang ada di tempat pelatihan ini adalah lulusan Akademi Teknik Kulit. Untuk diketahui Akademi Teknik Kulit di Indonesia hanya terdapat di Yogyakarta,” ujar Syamsinar melalui pers rilis.
Para peserta pelatihan diajarkan mulai dari dasar sampai menjadi sebuah produk yang jadi. Selain itu, kata dia, tempat pelatihan di SBU Yogyakarta bisa mengajar dalam waktu singkat (padat materi).
SBU Yogyakarta dioperasikan oleh pendidik dan pelaku wirausaha yang peduli terhadap dunia kewirausahaan di tanah air.
SBU ini selalu mendorong setiap individu untuk terjun dan berani memulai wirausaha sebagai pilihan profesi yang mampu menyejahterakan. (rls/rs)