Jumat, 28 Agustus 2026

Wamenag Romo Syafii Tegaskan Tindakan Gus Elham Tidak Pantas, Ingatkan Pengawasan Pesantren Ramah Anak

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Rabu, 12 November 2025 | 12:01 WIB
Gus Elham mengakui kesalahannya dan minta maaf ke publik atas tindakannya menciumi anak perempuan, yang dituding sebagai pelecehan terhadap anak. (Instagram:ellhamyahya).
Gus Elham mengakui kesalahannya dan minta maaf ke publik atas tindakannya menciumi anak perempuan, yang dituding sebagai pelecehan terhadap anak. (Instagram:ellhamyahya).

Jakarta, Rakyatsultra.id - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafii menilai tindakan yang dilakukan oleh Gus Elham Yahya dalam video viral yang memperlihatkannya mencium anak perempuan secara berulang kali tidak pantas dilakukan.

“Kita sepakat dengan publik, bahwa itu tidak pantas!” kata Romo Syafii di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/11).

Romo Syafii menjelaskan, Kementerian Agama (Kemenag) telah memiliki pedoman tegas terkait lingkungan ramah anak di madrasah dan pesantren melalui Surat Keputusan Dirjen Pendidikan Islam (Pendis). Menurutnya, aturan tersebut menegaskan pentingnya perlindungan terhadap anak-anak dalam lingkungan pendidikan keagamaan.

 

“Tadi juga ada disimpulkan (dalam rapat-red), ada surat keputusan dari Dirjen Pendis tentang madrasah dan pesantren ramah anak yang intinya agar anak-anak madrasah, anak-anak pesantren mendapatkan pemenuhan haknya sebagai peserta didik dan jauh dari tindak kekerasan yang tidak seharusnya mereka terima,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, meski aturan sudah ada, Kemenag menyadari masih mungkin terjadi pelanggaran di lapangan. Karena itu, pihaknya menekankan pentingnya peningkatan pengawasan agar peristiwa serupa tidak terulang.

“Tentu saja kasus-kasus itu mungkin tetap ada ya, tapi kita tadi sepakat agar ke depan pengawasannya lebih ditingkatkan agar peristiwa itu bisa dihindari,” tuturnya.

Saat disinggung mengenai kemungkinan pemanggilan atau penelusuran terhadap Gus Elham, Romo Syafii menegaskan bahwa pengawasan dan penertiban merupakan bagian dari langkah konkret Kemenag dalam memastikan keteladanan di ruang publik keagamaan.

“Tadi kan sudah kita sampaikan, pengawasan itu termasuk itu, supaya tidak terulang. Bahkan terhadap yang bersangkutan memang harus ada upaya mengembalikan kepada posisinya, jika tidak mengulangi perbuatan-perbuatannya,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Gus Elham Yahya menjadi sorotan publik atas tindakannya mencium sejumlah anak kecil perempuan. Dalam foto dan video yang beredar, terlihat Gus Elham kadang mencium pada bagian pipi, tapi pada foto lainnya juga tampak ia mencium bagian bibir si anak.

Tindakan Gus Elham tersebut menuai protes dari netizen di media sosial. Banyak dari mereka menyebut tindakannya merupakan suatu tindakan yang tidak pantas dan tidak dapat dibenarkan. Bahkan, ada yang menyebut tindakan Gus Elham sebagai bentuk pelecehan terhadap anak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB

Terpopuler

X