Bupati Koltim, Andi Merya Nur saat peletakkan batu pertama pembangunan Pasar Rakyat Mowewe. Foto: Iwal/Rakyat Sultra.
TIRAWUTA - Semangat Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) dalam memajukan ekonomi daerah, nampak saat peletakkan batu pertama pembangunan Pasar Rakyat Mowewe, di Desa Sabisabila, Rabu (18/8/2021).
Sebagai bentuk keseriusan Pemda Koltim, batu pertama pembangunan pasar tersebut diletakkan sendiri oleh bupati. Ia tampil dengan setelan baju kaos tangan dan helm putih, jilbab warna perak, celana hitam, serta sekop kecil yang dipakainya mengangkut campuran semen dan batu.
Orang nomor satu di Koltim ini, bersama beberapa anggota DPRD, Pj. Sekda, serta personil TNI dan Polri, dalam kesempatan itu juga menyempatkan bertemu dengan masyarakat sekaligus memberikan arahan dan sosialisasi terkait pembangunan Pasar Rakyat Mowewe.
Dijelaskannya di hadapan masyarakat, bangunan pasar tradisional ini nantinya menjadi sektor penting dalam menggerakan ekonomi utamanya di Kecamatan Mowewe. Karenanya, pasar dinilai penting untuk memaksimalkan pengembangan ekonomi kerakyatan.
"Adanya pembangunan pasar ini, tentunya membuat kepercayaan masyarakat akan pasar rakyat meningkat dan tentunya akan memberikan dampat positif terhadap ekonomi masyarakat kedepannya," ucapnya.
Lanjut Srikandi Koltim ini, pembangunan ini tidak hanya dengan pembangunan fisik semata, tetapi juga merubah pola pikir pedagang dalam berjualan agar selalu bersih, namun tidak menghilangkan konsep pasar rakyat, apalagi dalam proses jual beli yang identik dengan tradisi tawar menawar harga.
Oleh karena itu, masyarakat harus ikut terlibat dalam fungsi pengawasannya, agar proses jual beli dan kondisi pasar tetap sehat dan sesuai dengan nilai-nilai yang hidup konsep pasar tradisional.
Bupati berharap, Pasar Rakyat Mowewe setelah dibangun nantinya, menjadi tempat yang rapi dan tertib, tak hanya itu, para pedagang juga didoakan mendapat berkah lebih, serta ikut dalam menjaga kerukunan daerah.
"Pada hari ini kita lakukan peletakan batu pertama, dengan harapan yang pertama, masyarakat mengetahui bahwa pasar sedang kita bangun, kedua yakni membuka pertisipasi publik untuk mengawasi jalan pembangunan pasar ini, karena pasar ini dibangun dari uang rakyat," tutup bupati. (p1/b/aji)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Editor: Redaksi
Terkini
Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00 WIB
Kamis, 27 Agustus 2026 | 22:46 WIB
Kamis, 27 Agustus 2026 | 22:44 WIB
Kamis, 27 Agustus 2026 | 22:37 WIB
Kamis, 27 Agustus 2026 | 22:31 WIB
Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:37 WIB
Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:44 WIB
Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:03 WIB
Senin, 24 Agustus 2026 | 19:34 WIB
Senin, 24 Agustus 2026 | 19:30 WIB
Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:26 WIB
Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:22 WIB
Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:18 WIB
Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:13 WIB
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:54 WIB
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:48 WIB
Jumat, 21 Agustus 2026 | 22:38 WIB
Senin, 17 Agustus 2026 | 22:43 WIB
Senin, 17 Agustus 2026 | 22:36 WIB