Jumat, 28 Agustus 2026

Ibadah Puasa Membentuk Keperibadian Untuk Seorang Pemimpin

Photo Author
Muhammad Ihsan, Rakyat Sultra
- Rabu, 5 Mei 2021 | 09:06 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPRD Sultra, Aksan Jaya Putra (AJP)
Wakil Ketua Komisi III DPRD Sultra, Aksan Jaya Putra (AJP)

Mutiara Ramadhan

-
Wakil Ketua Komisi III DPRD Sultra, Aksan Jaya Putra (AJP) Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu, Islam adalah tuntunan Allah SWT yang harus menjadi pedoman hidup kita di dunia.Sebuah keyakinan atau aqidah dan juga sebuah peraturan atau syariah yang harus di sebarluaskan, di perjuangkan, di bela dan di tegakan di tempat dimana kita hidup.Menjalani tugas-tugas itu tidak hanya membutuhkan fisik yang kuat,akal yang tajam akan tetapi juga hati ruhani atau jiwa yang kuat. Ibadah puasa ramadhan di syariatkan oleh Allah SWT kepada kita sebagai upaya membentuk karakter seorang muslim yang kuat secara ruhaniah sehingga mampu memikul tugas-tugas sebagai khalifatullah di muka bumi. Dalam menjalankan ibadah di bulan ramadhan khusus dalam mengemban amanah dalam rangkan menegakan nilai-nilai kebenaran islam yangg di yakini sebagai pedoman hidup ini tentunya,   Pertama memperkuat aqidah dalam hati.puasa menjadikan hati kita kepada Allah SWT untuk lebih tunduk ,lebih peduli lebih sensitif dan lebih takut kepada Allah SWT,guna membangkitkan kesadaran dalam hati sehingga kita mau menunaikan kewajiban kita sebagai kaum muslimin yang seutuhnya.Artinya kekuatan aqidah akan seiring sejalan dengan kwalitas kataqwaan kita keoada Allah SWT. Kedua  memperkuat hubungan dangan Allah SWT,puasa pada dasarnya adalah ibadah hati dimana setiap muslimin akan menjalani perintah berpuasa sebagaimana aturan dalam agama islam,untuk itu ketika perilaku berpuasa di laksanakan kuat dari dalam hati maka secara lahiriah telah menjalin hubungan yang dekat kepada Allah SWT yang merupakan modal penting bagi kita kaum muslimin yang secara langsung membuat hidup kita lurus tidak menyimpang sehingga menyebabkan hidup kita menjadi damai dan teduh. Ketiga memperkuat hubungan silaturahim sesama manusia,puasa ramadhan adalah ibadah yang dilaksanakan secara serentak oleh kaum muslimin di seluruh dunia. Kita merasakan satu hal yang sama yakni menahan lapar dan haus dimana bersama-sama berjuang untuk mampu menahanya dan mengendalikan diri dalam melakukan sesuat yang tidak di benarkan oleh Allah SWT. Nilai keserentakan ini mampu menghasilkan kebersamaan dan hubungan yang baik antar sesama muslim, semanagat kebersamaan merupakan modal yang sangat berharga baik upaya perjuangan di jalan Allah SWT maupun antar sesama insan manusia. nilai kekompakan ini mampu melahirkan kebersamaan yang tak mudah di cerai berai,tidak gampang memfitnah dan di adu domba sehingga mampu memelihara ketaatan kepada kehidupan keagamaan yang lebih baik. Keempat memperkokoh ketabahan,dalam kekuatan konsitensi dan ketabahan adalah sesuatu yang harus dimiliki oleh setiap manusia.Ketabahan tidak akan muncul dengan sendirinya,karenanya kita harus mendapat pemahaman dan melakukan latihan agar kita memiliki ketabahan yang kuat.Ibadah puasa di bulan ramadhan merupakan sarana melatih ketabahan yang luar basa,kita akan lebiah berdaya tahan dalam mempertahankan nilai-nilai kebenaran yang datang dari Allah SWT,meskipun dalam kondisi yang tersulit.kehidupan ini ibarat paerjalanan yang banyak persimpangan dimana godaan,bisikanyang mampu menarik kita agar tidak melanjutkan perjalanan atau membawa langkah kita ke dalam hal yang tidak di benarkan oleh Allah SWT.Maka puasa di bulan ramadhan ini membentuk kekuatan kita untuk tabah,untuk tangguh serta tetap berada di jalan kebaikan dan mengarah pada kehidupnya nilai-nilai islam dalam masyarakat Keempat target tersebut merupakan jalan ibadah di bulan ramadhan guna mencapai sebagai pribadi-pribadi pemimpin guna keberhasilan dalam menjalankan kepemimpinanya,baik kepemimpinan dalam keluarga maupun pemimpin di masyarakat ataupun negara.keyakinan yang kuat kepada Allah SWT,hubungan yang kuat kepada AllahSWT,hubungan yang kuat antar sesama dan mental yang kuat dalam membela kebenaran adalah karakter yang bisa menjadi kreteria pemimpin yang seharusnya di pilih baik sekarang maupun akan datang. Wa shallallhu’alaa nabiyyinnaa Muhammad Wassalamu’alaukum warrahmatullahi wabarakatu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muhammad Ihsan

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB

Terpopuler

X