Jumat, 28 Agustus 2026

Perbaikan Infrastruktur di Ueesi dan Uluiwoi Jadi Prioritas Pemkab Koltim pada 2022 

Photo Author
Redaksi, Rakyat Sultra
- Kamis, 11 Maret 2021 | 12:04 WIB
    Bupati Koltim, Samsul Bahri, saat berpidato di Musrenbang Kecamatan Ueesi. Foto: Iwal/Rakyat Sultra.   TIRAWUTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur (Koltim), menggelar musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) perdana untuk rencana kerja tahun 2022, di Kecamatan Ueesi dan Uluiwoi, Selasa hingga Rabu (9-10/3/2021). Hadir dalam kegiatan, Bupati Koltim, Samsul Bahri, Wakil Bupati, Andi Merya Nur, Ketua DPRD, Suhaemi Nasir, beserta beberapa anggota legislatif lainnya, Kepala OPD, Camat dan seluruh Kades Kecamatan Ueesi. Musrenbang perdana di masa pemerintahan SBM, untuk rencana kerja tahun 2022 mengangkat tema, meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui sektor unggulan dan percepatan pembangunan infrastuktur dasar. Camat Ueesi, Husain S, pada Selasa (9/3/2021), memaparkan seluruh usulan daftar prioritas pembangunan di tiap-tiap desa. Pertama, di Desa Ueesi, pembangunan jembatan 50 meter dan pengadaan instalasi KWH 150 unit rumah. Kedua, Desa Wesinggote, pengadaan KWH 65 unit, bantuan bibit sapi 20 ekor. Ketiga, Desa Konawendepiha, pembuatan tanggul 1.500 meter, instalasi KWH 42 unit, rehab 1 gedung masjid. Empat, Desa Porabua, KWH 100 unit, pelurusan sungai 1.000 meter, dan traktor mini 10 unit. Lima, Desa Silui, pembuatan jembatan sepanjang 50 meter, KWH 100 unit, dan bantuan pupuk 1 ton. Keenam, Desa Watumendonga, KWH 150 unit, traktor mini sebanyak 20, dan bibit sapi 20 ekor. Tujuh, Desa Ahilulu, pembuatan jembatan 70 meter, tanggul 1.500 meter, KWH 65 unit, dan pelurusan sungai 1.000 meter. Delapan, Desa Alaha, KWH 65 unit, pembuatan deker 3 unit, dan traktor mini 10 unit. Sembilan, Desa Likuwalanapo, jembatan 50 meter, KWH 75 unit, dan bantuan sapi 20 ekor. Sepuluh, Desa Tongauna, KWH 65 unit, jembatan 50 meter, dan bantuan sapi 20 ekor. Sebelas, Desa Puurau, KWH 65 unit, deker 3 unit, dan dan sapi 20 ekor. "Selain usulan setiap desa, ada juga usulan di Puskesmas Kecamatan Ueesi yakni pengadaan 1 unit ruang persalinan dan 1 UGD. Kemudian ada juga pengaspalan jalan sepanjang 2 kilometer," terang Camat Ueesi. Sementara itu, Camat Uluiwoi, Nasruddin, di Aula kecamatan, pada Rabu (10-3), memaparkan seluruh daftar prioritas setiap desa. Pertama, Desa Tawanga, normalisasi kali sepanjang 2,5 km, pembuatan bronjong 300 m, dan rehab rumah tidak layak huni (RTLH) 30 unit. Kedua, Amololu, peningkatan jalan desa 6 km, bronjong 750 m, dan bibit cacao sambung pucuk sebanyak 14.000 pohon. Ketiga, Desa Undolo, normalisasi kali 1 km, talud 200 m, dan hantraktor 2unit. Keempat, Desa Lalombai, jalan usaha tani 3 km, rumah 20 unit, pelurusan kali 300 m, traktor 2 unit. Kelima, Desa Tondowatu, pelurusan sungai 2 km, pembuatan jembatan gantung 120 m, pengadaan sapi 100 ekor, mesin jahit 3 kelompok, dan cetak batu bata 1 set. Keenam, Desa Uete, Pembukaan jalan produksi 3 km, perluasan dan pengerasan jalan 15 km, bronjong 300 m, dan traktor empat unit. Tujuh, Desa Aukora, pembuatan 2 unit jembatan, drainase 500 meter, RTLH 20 unit, traktor 2 unit, dan 1 set alat perbengkelan. Delapan, Amokuni, pembuatan jalan 4 km, jembatan penghubung Pehanggo-Amokuni 10 m, dan traktor 2 unit. Sembilan, Desa Pehanggo, Pembukaan jalan Pehanggo-Tawanga 7 km, rumah 20 unit, dan traktor 2 unit. "Terakhir dari pemerintah kecamatan Uluiwoi, antara lain kami usul pembangunan pagar kantor camat 240 m, pembuatan gedung sanggar PKK 1 unit, percetakan sawah 100 hektar, rehab masjid 1 unit, dan jaringan telepon," tutup Camat Uluiwoi. Sementara itu, Bupati Koltim, Samsul Bahri, mengungkapkan bahwa Kecamatan Ueesi da Uluiwoi menjadi prioritas pembangunan, karena berada di wilayah terisolir dan paling jauh dari wilayah ibu kota kabupaten. "Namun khusus untuk Ueesi, ini menjadi penghormatan dan penghargaan kami kepada masyarakat Kecamatan Ueesi, karena telah mempercayakan kami dalam perhelatan Pilkada 2020 lalu, sehingga mengantarkan kami menjadi bupati dan wakil bupati Koltim," ungkap bupati. Lanjut Samsul Bahri, untuk beberapa usulan prioritas lainnya, setelah Musrenbang selesai, Pemda Koltim akan mengadakan rapat, terutama untuk pencegahan bencana banjir, pertanian dan perkebunan, dan tak kalah pentingnya, pengadaan jaringan komunikasi. "Kami upayakan, khususnya di Ueesi untuk pengadaan jaringan Telkomsel. Berdasarkan petunjuk dari pusat, pak Camat tolong siapkan saja lahan 15 kali 15 meter, kemudian ditentukan apakah lokasinya bagus, lalu akan dibuat tower. Intinya semua usulan kita tampung dulu, kemudian kita eksekusi," tutup bupati. (p1/b/aji) 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB
X