Jumat, 28 Agustus 2026

Hampir Sepekan Menguat, Rupiah Berakhir Loyo

Photo Author
Agus Tohamba, Rakyat Sultra
- Selasa, 28 April 2020 | 20:14 WIB
JAKARTA - Kurs rupiah di spot antarbank di Jakarta pada Selasa (28/4) sore akhirnya terkoreksi. Penurunan nilai tukar rupiah itu mengakhiri momentum penguatan yang terjadi selama hampir sepekan terakhir. Pada penutupan transaksi sore tadi, dolar AS (USD) ditutup pada angka Rp 15.445. Rupiah mengalami penurunan 60 poin dari sebelumnya di level Rp 15.385 per USD. Menurut Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra, ada dua faktor yang menjadi sentimen negatif bagi rupiah. Dua faktor itu adalah pasar yang masih mengkhawatirkan pelemahan ekonomi akibat pandemi wabah COVID-19, serta dan penurunan kembali harga minyak mentah. “Tadi IHSG juga dilaporkan positif tapi ada net sell asing sebesar Rp 1 triliun. Mungkin itu yang membebani rupiah," ujar Ariston. IHSG ditutup menguat 16,41 poin atau 0,36 persen ke posisi 4.529,55. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 1,4 poin atau 0,21 persen menjadi 671,17. Meski positif, penutupan IHSG diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau net foreign sell sebesar Rp 1,1 triliun. Rupiah pada pagi hari dibuka melemah di posisi Rp 15.405 per USD. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp 15.405 hingga Rp 15.489 per USD. Sementara itu kurs tengah Bank Indonesia pada hari ini menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp 15.488 USD. Sehari sebelumnya, USD berdasar kurs tengah BI ada di level Rp 15.591. (jpnn)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Tohamba

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB
X