Sebaran Covid-19 Kota Kendari hingga 9/4/2020 pukul 22:33 Wita. Sumber: Tim Gugus Tugas Kota Kendari. KENDARI - Juru bicara (Jubir) Tim Gugus Tugas Penanganan Pencegahan Covid-19 Kota Kendari dr Alghazali Amirullah kembali mengumumkan kasus positif Corona (Covid-19) di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Kendari, Kamis (9/4/2020). Dr Alghazali menuturkan, kasus positif corona, sebelumnya sebanyak empat orang, satu sembuh, kini bertambah delapan orang. "Terjadi kasus baru sebanyak delapan orang. Jadi total kasus Positif covid 19 di Kota Kendari sebanyak 12 orang," ungkapnya. Dia merinci, kedelapan orang tersebut yang pertama perempuan usia 65 tahun alamat Kecamatan Kadia, kemudian perempuan usia 45 tahun alamat Kecamatan Puuwatu . Ketiga, perempuan berusia 37 tahun alamat Kecamatan Baruga. Keempat, perempuan usia 48 tahun alamat Kecamatan Baruga. Kelima, laki laki berusia 28 tahun alamat Kecamatan Wuawua. Keenam, Laki laki berusia 46 tahun alamat Kecamatan Wuawua. Ketujuh, perempuan berusia 25 tahun alamat Kecamatan Wuawua dan perempuan berusia 26 tahun alamat Kecamatan Puuwatu. "Jadi total konfirmasi positif covid-19 di Kota Kendari sebanyak 12 orang dan telah dinyatakan sembuh yakni satu orang . Jadi pasien positif yang masih dalam perawatan sebanyak 11 orang. " sebutnya dr Alghazali berharap masyarakat benar-benar mematuhi imbauan yang selalu disampaikan untuk tidak bepergian jika sekiranya tidak penting. "Perkembangan orang yang terpapar virus ini cukup progres , sehingga kita diharapkan untuk benar benar di rumah," imbaunya. Di tempat yang sama, Wali Kota Kendari Sulkarnain, menyinggung soal kebijakan yang dikeluarkan selama merebaknya covid-19. Katanya, semua kebijakan yang diambil Pemerintah Kota Kendari, merujuk perkembangan data covid-19 yang terus bertambah. Dia bilang, Pemkot Kendari tidak sekadar mengambil kebijakan termasuk meminta seluruh masyarakat Kota Kendari untuk tinggal tiga hari di rumah. "Semoga tiga hari di rumah itu, masyarakat benar-benar meningkatkan kedisiplinan, meningkatkan kewaspadaannya dan meningkatkan upayanya agar covid 19 ini bisa kita atasi," harapnya. Sulkarnain, menambahkan, sudah ada empat kecamatan masuk zona merah yang semula hanya dua kecamatan yang masuk zona merah covid 19. "Jadi ini tentu harus menjadi perhatian kita bersama dan semoga hanya daerah ini yang kemudian dinyatakan merah dan positif. Dan kita berharap kecamatan kecamatan yang lain tidak mengalami penambahan, " pungkasnya. (p2/aji)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Editor: Redaksi
Terkini
Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00 WIB
Kamis, 27 Agustus 2026 | 22:46 WIB
Kamis, 27 Agustus 2026 | 22:44 WIB
Kamis, 27 Agustus 2026 | 22:37 WIB
Kamis, 27 Agustus 2026 | 22:31 WIB
Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:37 WIB
Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:44 WIB
Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:03 WIB
Senin, 24 Agustus 2026 | 19:34 WIB
Senin, 24 Agustus 2026 | 19:30 WIB
Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:26 WIB
Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:22 WIB
Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:18 WIB
Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:13 WIB
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:54 WIB
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:48 WIB
Jumat, 21 Agustus 2026 | 22:38 WIB
Senin, 17 Agustus 2026 | 22:43 WIB
Senin, 17 Agustus 2026 | 22:36 WIB