Jumat, 28 Agustus 2026

Antisipasi KLB, SPPG Jatinegara 01 Terapkan SOP Ketat BGN Termasuk Pengurusan SLHS

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Rabu, 8 Oktober 2025 | 13:42 WIB
Aktivitas SPPG Jatinegara 01 Jakarta. Semua bahan baku diperiksa ketat. Kalau misalkan terlihat sudah tidak bagus, maka dikembalikan ke suppliernya. (Foto: Dimas Choirul/JawaPos.com)
Aktivitas SPPG Jatinegara 01 Jakarta. Semua bahan baku diperiksa ketat. Kalau misalkan terlihat sudah tidak bagus, maka dikembalikan ke suppliernya. (Foto: Dimas Choirul/JawaPos.com)

Jakarta, Rakyatsultra.id – Keamanan pangan menjadi prioritas utama Satauan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jatinegara 01 dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dari pemilihan bahan baku hingga distribusi, semua proses mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).

Kepala SPPG Tommy Afoan mengatakan, langkah tersebut untuk mengantisipasi kejadian luar biasa (KLB) yang terjadi di sejumlah wilayah beberapa waktu terakhir.

“Memang SOP-SOP ini memang sudah dibuat oleh BGN dan memang sudah ada dan itu bagus. Hanya sekarang tinggal penerapannya saja,” kata Tommy kepada Jawapos.com, Selasa (30/9).

Ia menjelaskan, mulai dari bahan baku datang hingga pengolahan, semua diperiksa ketat. “Kalau misalkan kita lihat bahan baku sudah tidak bagus, kembalikan saja ke suppliernya. Setelah itu kalau sudah ter-filter masuk ke ruangan kita, cek suhunya terus setelah itu masuk ke bagian pengolahan,” jelasnya.

 

Sebanyak 50 relawan bahu-membahu setiap hari di SPPG Jatinegara 01 untuk memastikan makanan bergizi sampai ke ribuan penerima manfaat. Proses pengolahan dimulai sejak sore hari hingga dini hari.

“Bahan baku biasanya datang jam 4 sore, nanti jam 6 habis maghrib itu tim pengolahan sudah mulai nanti chefnya datang sekitar jam 2 dini hari tinggal masak,” ungkapnya. 

Untuk meningkatkan standar keamanan pangan, SPPG Jatinegara 01 tengah menuntaskan proses sertifikasi Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

“Jadi untuk sertifikat SLHS ini sendiri memang kita sudah dapat perintah dari BGN untuk melaksanakan. Dan kami pun dari SPPG Jatinegara 01 itu kemarin, baru kemarin persis kami sudah melaksanakan protap yang pertama,” ungkap Tommy Afoan.

Selain SLHS, pihaknya juga sedang menyiapkan sertifikat halal dan sertifikat laik penggunaan air bersih. “Target di Oktober. Oktober sudah harus ada Pak,” tegasnya.

Perluas Jangkauan
Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) berkomitmen memperluas jangkauan MBG ke daerah lain. Program ini dirancang agar siswa di berbagai wilayah mendapat akses makanan sehat yang setara.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan kolaborasi dengan platform digital akan mempercepat distribusi makanan. Kemkomdigi siap menjadi penghubung agar sinergi ini berdampak nyata bagi masyarakat.

“Kementerian Komdigi siap menjadi penghubung untuk mendorong sinergi antara platform digital dan ekosistem kami, sehingga program ini dapat menyasar daerah-daerah yang membutuhkan,” ujar Meutya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:51 WIB

Terpopuler

X