KENDARI - Tim sepak bola Sultra yang berlaga dalam prakualifikasi pekan olahraga nasional (PON) di Bandung Jawa Barat akhirnya tumbang. Tim yang dilatih oleh Martinus ini hanya mampu bertengger di posisi runner-up di bawah Sulawesi Selatan (Sulsel)
Tim Sultra berada pada pool D. Grup ini diisi tim Sulsel dan Sulawesi Barat (Sulbar).
Saat prakualifikasi, Sultra kalah dengan skor 2-1 dari Sulsel dan seri 0-0 dengan Sulbar. Sementara, Sulbar takluk dengan skor 6-1 dari Sulsel.
"Saya tidak berangkat, namun kami pastikan kekalahan ini adalah karena minimnya persiapan, kita hampir tidak ada latihan bersama," kata pelatih sepak bola Kota Kendari, Hamdan, Jumat (8/4).
Dikatakannya, hanya sehari sebelum berangkat ke Bandung, tim Sultra berkumpul latihan bersama. Sementara, hari-hari sebelumnya setiap atlet latihan di kabupaten masing-masing.
Komposisi tim sepakbola Sultra didominasi pesepakbola asal Kabupaten Konawe. Lima atlet di antaranya berasal dari Kota Kendari, satu dari Wakatobi dan dua dari Muna. Sisanya, berasal dari pesepakbola Konawe yang berhasil menjuarai cabor sepak bola pada Porprov Butur XII tahun 2014.
Sebelumnya, pelatih sepakbola tim Sultra, Martinus, menargetkan Sultra bisa masuk dalam dua besar. Namun, ternyata hanya posisi juara I pool yang bisa lolos PON XIX. Sultra yang posisi runner-up, harus bersabar beberapa tahun lagi untuk berlaga di PON XIX.(rs)